Denpasar – Tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar yang terdiri dari dosen dan mahasiswa bekerja sama dengan Ikatan Apoteker Indonesia Pengurus Daerah Bali mengembangkan media edukasi kesehatan pencegahan dan penatalaksanaan demam tifoid bagi penyandang disabilitas sensorik netra di Yayasan Pendidikan Dria Raba, Minggu (27/8/2023).

Pengembangan media edukasi ini melibatkan peran aktif para penyandang disabilitas sensorik netra di yayasan tersebut. apt. Dwi Arymbhi Sanjaya M.Farm-Klin., selaku ketua kegiatan pengabdian kepada masyarakat menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah agar penyandang disabilitas sensorik netra memiliki pengetahuan dan kemandirian dalam hal kesehatan, khususnya dalam mengelola penyakit-penyakit infeksi, seperti demam tifoid.

Baca Juga  Dosen Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar Ciptakan Audiobook Kenali Kanker Serviks bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Netra

“Dengan melibatkan peran aktif dari penyandang disabilitas sensorik netra, diharapkan mereka dapat menentukan prioritas masalah dan solusinya, serta menyusun produk akhir yang diinginkan,” ujarnya.

apt. Dwi Arymbhi Sanjaya, M.Farm-Klin., mengatakan bahwa untuk kedepannya tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Farmasi Unmas Denpasar akan terus berusaha meningkatkan pengetahuan dan kemandirian dalam bidang kesehatan bagi penyandang disabilitas sensorik netra dengan berbagai metode edukasi.

Tim pengabdian masyarakat memberi pelatihan partisipatif terkait pengenalan, pencegahan dan pengendalian infeksi secara mandisi bagi disabilitas sensorik netra, di Yayasan Dria Raba, Denpasar, Minggu (27/8/23). Foto: dok/Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Farmasi Unmas

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Yayasan Dria Raba Denpasar, Bali ini diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Kepala Panti Guna Dria Raba, Made Suyasa. Made Suyasa mendukung setiap program yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Farmasi Unmas Denpasar.

“Kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kemandirian, khususnya bidang kesehatan” ungkap Made Suyasa dalam sambutannya.

Baca Juga  Cegah DBD, Edukasi Metode Wolbachia Sasar Penyandang Disabilitas Netra

Selain itu, Ketua Yayasan Pendidikan Dria Raba, Ir. Ida Ayu Pradnyani Manthara juga menyampaikan bahwa para penyandang disabilitas sensorik netra memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan dan informasi.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Yayasan Dria Raba Denpasar ini terdiri dari beberapa kegiatan yakni Pre-Test bagi penyandang disabilitas netra sensorik yang didampingi oleh mahasiswa Fakultas Farmasi Unmas Denpasar, yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi untuk menyusun pedoman pencegahan dan penatalaksanaan demam tifoid dalam bentuk video edukatif yang melibatkan seluruh penyandang disabilitas sensorik netra di Yayasan Dria Raba Denpasar.

Editor: Ady Irawan