Denpasar – Kebocoran gas di rumah tangga atau tempat kerja bisa menimbulkan bahaya serius, termasuk risiko terjadinya kebakaran. Untuk menghindari situasi berbahaya, penting untuk mengetahui cara menangani kebocoran gas dengan benar.

Menyoroti hal itu, Kepala Dinas (Kadis) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Denpasar I Made Tirana imbau masyarakat agar tetap tenang apabila mendapati peristiwa tersebut.

Lebih lanjut ia menjelaskan, hal yang harus dilakukan pertama adalah mencari kain basah untuk menutupi tabung yang terbakar kemudian melepaskan regulator yang terpasang pada tabung untuk menghentikan aliran gas. Hal tersebut dapat dilakukan sebagai penanganan dini terhadap kebakaran yang lebih serius.

Sebelumnya diberitakan, data teranyar hingga akhir Mei 2024 terdapat 16 aduan masyarakat terkait dengan kebakaran di kota Denpasar.

Baca Juga  Damkarmat Denpasar Upacarai Belasan Armada saat Hari Tumpek Landep

“Hampir merata ada di semua kecamatan dan penyebab paling dominan adalah karena kelalaian,” tuturnya kepada Wacanabali.com, Jumat (7/6/24).

Penyebab kebakaran tersebut, sambung Tirana termasuk korsleting listrik, lupa mematikan kompor gas, hingga disebabkan oleh api dupa.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan jangan lalai pada saat memasak dan menghaturkan sesajen yang berhubungan dengan asap atau dupa. Mengingat cuaca sekarang panas cukup tinggi dan angin cukup kencang dan hal tersebut memicu kebakaran,” tandasnya.

Reporter: Komang Ari