Laboratorium Narkoba di Bali Terbongkar, Diduga untuk Pasokan Tahun Baru
Badung – Polisi berhasil mengungkap keberadaan laboratorium narkoba atau clandestine lab yang memproduksi hasis di Bali. Untuk diketahui, clandestine lab hasis ini menjadi temuan pertama di Indonesia.
Kabareskrim Polri Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil dalam keterangannya membeberkan, pihaknya telah mengamankan empat orang tersangka, yakni MR, RR, N, dan DA. Jaringan ini diyakini dikendalikan oleh seorang WNI berinisial DOM yang kini masih dalam pencarian (DPO).
Ia menerangkan, temuan ini merupakan hasil dari pengembangan kasus yang sebelumnya diungkap di Daerah Istimewa Yogyakarta. Di mana, pada September lalu Bareskrim Polri mengamankan 25 kilogram hasis yang diduga diproduksi di Bali. Lokasi clandestine lab ini di Bali pun berpindah-pindah, sempat terdeteksi di Jalan Gatot Subroto Denpasar, kawasan Padang Sambian, hingga terakhir di sebuah villa yang terletak di daerah Uluwatu.
“Modus operandi peredaran narkoba dengan menggunakan pods system merupakan strategi yang digunakan oleh para pelaku karena memanfaatkan tren populer di kalangan anak muda,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (19/11/24).
Dari penelusuran, barang-barang ilegal ini rencananya akan diedarkan saat perayaan tahun baru mendatang di daerah Bali, Jawa, hingga ke luar negeri.
Reporter: Komang Ari

Tinggalkan Balasan