Datangi Dishub Bali, Penumpang Minta Trans Metro Dewata Kembali Beroperasi
Denpasar – Desakan masyarakat agar Trans Metro Dewata (TMD) kembali beroperasi masih berlanjut.
Hari ini, Rabu (19/2/2025), sejumlah penumpang TMD kompak mendatangi Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Pemberhentian operasional transportasi publik yang telah mengaspal sejak tahun 2020 di sejumlah titik di Bali itu disayangkan banyak pihak. Para penumpang, terutama dari kalangan disabilitas kini mengaku kesulitan melakukan mobilitas dalam kesehariannya.
Merespons hal itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali IGW Samsi Gunarta menyampaikan pihaknya telah mengambil langkah-langkah agar TMD dapat kembali beroperasi pascaresmi diberhentikan per 1 Januari lalu.
Dirinya juga menyebut telah melakukan koordinasi bersama Gubernur Bali terpilih, Wayan Koster untuk memastika layanan transportasi publik di Bali terus berjalan.
“TMD sudah kami hitung ya, kan ini menunggu kehadiran pak gubernur ya. Pak Gubernur Bali baru sebenarnya sudah berkali-kali memanggil saya, dan saya berkonsultasi dengan beliau herkaitan dengan TMD,” ucap Samsi.

“Kami sudah diperintahkan untuk menyusun rancangan yang bisa disampaika kepada para bupati di Sarbagita berkaitan dengan pemanfaatan dari TMD dan reoperasionalisasi nanti,” tambahnya.
Dishub Provinsi Bali menargetkan TMD dapat kembali beroperasi pada Juli mendatang. Namun, menurut Samsi, percepatan tetap memungkinkan, tergantung pada kebijakan gubernur terpilih nantinya.
“Apalagi mungkin dengan adanya Inpres dan gubernur baru pastinya kemungkinan untuk percepatan itu ada. Tapi nggak bisa saya tentukan kapan,” tambahnya.
Disinggung terkait kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan pemerintah, Samsi berharap hal tersebut tidak berdampak pada operasional transportasi publik.
“Kami berharap, karena ini merupakan layanan bagi masyarakat, operasionalnya tetap bisa berjalan,” ujarnya.
Di sisi lain, dirinya mengapresiasi upaya para penumpang dalam mendorong beroperasinya kembali layanan TMD, mengingat banyak masyarakat yang bergantung pada transportasi publik.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak karena teman-teman mau speak up soal apa yang mereka butuhkan, dan ini benar-benar menyentuh karena tidak semua orang bisa naik motor, atau naik transportasi online,” ucapnya.
“Untuk itu pemerintah perlu hadir untuk menyediakan transportasi publik dan memastikan setiap hak untuk berkarya, memperbaiki kehidupan itu bisa terjamin,” imbuh Samsi.
Reporter: Komang Ari

Tinggalkan Balasan