Denpasar – Bank Indonesia (BI) Bali kembali menghadirkan layanan penukaran uang baru menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah.

Layanan penukaran uang keliling di Denpasar dilaksanakan hari ini, Senin (10/3/25) di Masjid Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) Denpasar.

Dari pantauan Wacanabali.com, warga berbondong-bondong mendatangi lokasi sejak pukul 10.00 WITA.

Salah satu warga, Wahyuni Arsih (52) mengaku layanan penukaran uang lebih mudah diakses tahun ini, terlebih karena telah melalui pendaftaran online terlebih dahulu.

“Kalau tahun lalu tidak terdata seperti tahun ini, harus nunggu lama. Kalau sekarang lebih cepat,” ucapnya.

Senada dengan itu, Freditya Ari Fahruzinda (31)
mengaku tidak menemui kendala saat proses penukaran uang. Namun, ia sempat menghadapi kesulitan karena situs pintar.bi.go.id mengalami gangguan.

Baca Juga  BI Bali Sebut Konsumen Tetap Optimis Menyambut 2025

“Sempat down tadi juga banyak yang sudah kesini bilang buka situsnya itu memang nggak bisa. Jadi, disuruh pulang lagi,” tuturnya.

Freditya mengatakan, penukaran uang ini rutin dilaksanakan setiap tahun untuk dibagikan sebagai THR. Dia menambahkan, pecahan yang paling banyak dicari adalah Rp5.000 hingga Rp10.000.

“Biasanya kalau di Jawa saat lebaran itu kami kasih ke saudara dan anak-anak,” ucapnya.

Sebelumnya, BI Bali memperkirakan kebutuhan masyarakat terhadap uang kartal jelang hari besar keagamaan nasional mencapai Rp3,1 triliun.

Kebutuhan ini dinilai menurun tinimbang tahun 2024 yang mencapai Rp3,27 triliun.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali Erwin Soeridimadja, menyebutkan, Sinergi Edukasi dan Penukaran Uang Untuk Masyarakat Bali (SERAMBI) 2025 dilakukan pada 5 Maret hingga 23 Maret 2025.

Baca Juga  BI Bali: Inflasi Bali Juni 2025 Capai 0,44 Persen, Namun Tekanan Harga Pangan Meningkat

Ia menambahkan, kebutuhan uang kartal masyarakat dipenuhi bekerjasama dengan perbankan dan layanan kas keliling.

Reporter: Komang Ari