Denpasar – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengapresiasi komitmen sekaa teruna di Desa Adat Denpasar yang menolak penggunaan sound system saat pengarakan ogoh-ogoh.

“Kami juga mengapresiasi sekehe teruna yang telah berpartisipasi dalam Kesanga Festival dan mendukung pelaksanaan Pengerupukan sebagai bagian dari tradisi spiritual,” ujar Jaya Negara dikutip dari siaran pers, Sabtu (15/3/25).

Jaya Negara menyebut, pihaknya juga telah menyiapkan gamelan bagi sekaa teruna yang tidak memiliki pengiring sendiri. “Kami telah siapkan dua set baleganjur di kawasan patung Catur Muka untuk mengiringi ogoh-ogoh yang tidak memiliki pengiring sendiri, fasilitas kesehatan untuk situasi darurat, penyediaan toilet di fasilitas Kantor Wali Kota, hingga pembagian 2.000 nasi jinggo gratis,” jelas Sekretaris DPD PDIP Bali itu.

Baca Juga  Edukasi hingga Rumah Singgah Jadi Langkah Denpasar Atasi Stunting

Ia menegaskan, Pemkot Denpasar berkomitmen menjaga nilai-nilai budaya dalam perayaan pengerupukan. Ia juga mengingatkan pentingnya merawat makna spiritual tradisi ini tanpa penggunaan sound system yang dapat mengurangi esensinya.
Sementara itu, Bendesa Adat Denpasar Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma, mengatakan telah mengambil langkah-langkah agar pengarakan ogoh-ogoh berlangsung kondusif.

“Kami juga melakukan upaya untuk meminimalisir keamanan dan ketertiban ogoh-ogoh ke kawasan Catur Muka, yang telah mendapatkan dukungan dari ribuan pecalang, kepolisian, TNI, hingga Satpol PP dalam pengamanan, yang tentu akan sangat membantu kelancaran acara,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya akan melakukan sidak terhadap penggunaan sound system untuk menjaga esensi budaya ogoh-ogoh. “Adanya peningkatan dana Rp20 juta dari Pemkot Denpasar untuk penguatan kreativitas ogoh-ogoh juga menunjukkan komitmen dalam mendukung kebudayaan lokal. Dengan kolaborasi antara desa adat, pemerintah, dan aparat keamanan, diharapkan pengarakan ogoh-ogoh bisa menjadi perayaan yang aman, tertib, dan tetap mencerminkan nilai-nilai budaya Bali,” sambungnya.

Baca Juga  Denpasar Prioritaskan Penurunan Angka Kemiskinan

Reporter: Komang Ari