Denpasar – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar menggelar pendataan penduduk pendatang (duktang) di Pelabuhan Benoa, Kamis (10/4/25).

Menurut keterangan Sekretaris Dinas (Sekdis) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar Ni Luh Lely Sriadi, pendataan ini dilakukan sebagai upaya mendorong masyarakat untuk tertib administrasi kependudukan.

Kegiatan ini juga dilaksanakan seiring dengan momentum arus balik mudik Lebaran. Pendataan difokuskan di Pelabuhan Benoa lantaran lokasi tersebut menjadi titik utama mobilisasi antarpulau di wilayah Denpasar.

“Kalau di sini (Pelabuhan Benoa) kan memang masuknya penumpang dengan berbagai macam kepentingan. Di samping wisata, ya juga ada kemungkinan kecenderungan untuk menetap atau mencari pekerjaan,” kata Lely.

“Yang penting punya tujuan yang jelas, identitasnya jelas. Sehingga nanti kalau terjadi apa-apa, ya, itu bisa segera ditangani oleh aparat,” jelasnya.

Baca Juga  MPP Sewakadarma Denpasar Beroperasi Setengah Hari Saat Cuti Lebaran

Pendataan ini, sambung Lely, dilakukan dengan mekanisme pengecekan Kartu Tanda Penduduk (KTP) terhadap pendatang (duktang) yang tiba di Denpasar menggunakan kapal KM. AWU. Total penumpang yang turun berjumlah 152 jiwa, dengan rincian 144 orang dewasa dan 8 bayi.

“Dasar daripada pelayanan publik itu adalah administrasi kependudukan. Kalau dia tidak punya KTP, tidak punya identitas, kan tidak bisa menikmati pelayanan publik,” ujar Lely kepada awak media.

Berdasarkan hasil pendataan, situasi dilaporkan kondusif. Selain itu, melalui pemeriksaan X-Ray dinyatakan nihil temuan terkait pelanggaran, termasuk senjata tajam (sajam), minuman keras (miras), bahan peledak (handak), maupun narkoba.

Kapal tersebut dijadwalkan berangkat meninggalkan Pelabuhan Benoa hari ini pukul 23.00 WITA menuju Pelabuhan Bima.

Baca Juga  Disdukcapil Denpasar Tambah Jadwal Pendataan Penduduk Pendatang di Pelabuhan Benoa, Sasar 30 Kegiatan di 2025

Reporter: Komang Ari