Denpasar – Universitas Udayana (Unud) menyeleksi sebanyak 149 calon mahasiswa dalam program satu keluarga satu sarjana tahun ini. Hal ini disampaikan Rektor Unud, Prof. I Ketut Sudarsana saat audensi dengan Gubernur Bali, Wayan Koster, di Jayasabha, Senin (11/8/2025).

“Program ini terbuka untuk semua jurusan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu,” ujar Prof Sudarsana.

Selain bidang pendidikan, Prof. Sudarsana menyebut, universitasnya turut mendukung program penanganan sampah yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Bali.

Rektor Unud ini mengatakan, mereka telah menyusun sistem ekonomi sirkular dimana setiap fakultas mengelola sampahnya secara mandiri, namun tetap terhubung dengan satu sentra pengolahan utama. Sentra ini nantinya juga akan difungsikan sebagai lokasi penelitian.

Baca Juga  Tarian Khas Tiap Daerah Tampil Memukau di Pawai Pembukaan PKB ke-47 di Bali

“Kami telah menyiapkan rancangan sistem ini secara komprehensif dan menyerahkannya kepada Pak Gubernur sebagai bentuk dukungan nyata,” kata Prof. Sudarsana.

Gubernur Wayan Koster pun menyampaikan apresiasi dan komitmen untuk terus meningkatkan kuota program Satu Keluarga Satu Sarjana di tahun-tahun mendatang.

“Jika pendapatan daerah meningkat, kuota program ini akan bertambah. Saat ini, kami juga tengah mencari sumber pendapatan baru, salah satunya melalui pembangunan Turyapada Tower yang akan dilengkapi fasilitas wisata serta pemanfaatan pemancar oleh stasiun TV dan perusahaan telekomunikasi,” jelas Koster.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat dalam memberikan bagian dari kontribusi pariwisata Bali terhadap devisa negara. Menurutnya, hampir setengah devisa sektor pariwisata nasional disumbangkan oleh Bali.

Baca Juga  Bupati Badung Dampingi Gubernur Bali Sidak Pembangunan di Kawasan Pantai Berawa

“Kami optimis Bali akan menjadi prioritas dalam pembangunan dan penyempurnaan infrastruktur, mengingat peran strategisnya dalam pariwisata nasional,” imbuhnya.