Jembrana– Upaya mengungkap identitas jenazah tanpa identitas (Mr. X) yang ditemukan mengapung di Perairan Pengambengan, Jembrana terus dilakukan aparat kepolisian. Hingga hari ini, identitas jenazah Mr X belum terungkap.

Berbagai upaya dilakukan tim Inafis dan Dokes Polres Jembrana bersama tim dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Negara guna mengungkap identitas jenazah yang ditemukan nelayan mengapung di pantai Pengambengan. Akibat kondisi jenazah yang sudah rusak, petugas kesulitan melakukan identifikasi.

Terbaru, aparat kepolisian menghadirkan keluarga korban terseret arus di Sungai Bilukpoh, Penyaringan, Kecamatan Menoyo. Keluarga Abdurahman Agus (57), pekerja proyek asal Jombang yang terseret arus pada 12 November lalu, mendatangi kamar jenazah RSUD Negara, Jumat (21/11/25).

Baca Juga  Satu dari Dua Jenazah di Perairan Selatan Jembrana Merupakan Warga Buleleng

Kehadiran keluarga korban tersebut guna mengungkap identitas jenazah tersebut, yang diduga merupakan korban terseret arus. Meski ada dugaan keterkaitan penemuan jenazah tersebut dengan korban terseret arus yang hingga kini belum ditemukan, namun pihak keluarga maupun aparat kepolisian belum berani memastikan kebenarannya.

“Keluarga dari korban yang hanyut di Sungai Penyaringan sempat mendatangi dan mengecek ke RSU Negara. Namun, kondisi tubuh Mr. X yang sudah rusak membuat proses pencocokan identitas secara luar tidak bisa dilakukan,” ungkap Kasi Humas Polres Jembrana, Ipda I Putu Budi Arnaya

Lanjutnya karena kondisi jenazah tidak bisa diidentifikasi di tingkat rumah sakit daerah, pihak kepolisian dan keluarga korban hanyud disungai memutuskan untuk mengirim jenazah Mr X ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar. Langkah ini diambil untuk pemeriksaan forensik, termasuk identifikasi melalui metode ilmiah yang lebih akurat termasuk akan dilakukan tes DNA.

Baca Juga  Mayat Pria Misterius Ditemukan Mengapung di Perairan Pengambengan Jembrana

“ Ya, dikirim ke Denpasar untuk identifikasi lebih lanjut,” ujarnya.