Denpasar – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menjanjikan perbaikan 100 rumah tidak layak huni di Denpasar pada tahun 2026.

Hal ini diungkapkan saat melakukan kunjungan di Mal Pelayanan Publik Kota Denpasar, Senin (24/11/25).

“Tadi saya dengar ada sekitar 100 dari Pak Wali Kota. Tentu kita tahu dari data yang ada, bahwa orang Indonesia yang punya rumah, tapi rumahnya tidak layak huni ada 26,9 juta,” tambahanya.

Ia menyampaikan, tahun ini dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dianggarkan untuk perbaikan 45.000 rumah. Sementara, di tahun 2026 meningkat menjadi 400.000 rumah.

“Artinya, kalau nanti kita mengikuti data dari Pak Wali Kota harusnya tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni di Denpasar,” ucapnya.

Baca Juga  Menteri PKP Bakal Bangun Rumah Susun Elite bagi MBR di Kawasan Renon

Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan pihaknya sebelumnya telah mengajukan perbaikan untuk 60 rumah. Namun, hal itu ditolak karena belum memenuhi persyaratan.

“Kami sempat mengusul ke 60 sebenarnya, tapi ditolak karena memang belum memenuhi persyaratan. Tapi kami sebenarnya tetap berjuang,” kata dia.

Jaya Negara berharap program BSPS dapat membantu masyarakat yang masih tinggal di rumah rusak ataupun belum memiliki sertifikat kepemilikan.

“Harapan kami sih masyarakat yang banyak rumahnya rusak dan yang tidak ada sertifikatnya bisa dibantu Itu saja harapan kami,” ucapnya.