Koster Tegaskan Operasi Hotel hingga Restoran Tanpa Aksara Bali Dimulai 2026
Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan akan menggelar operasi terhadap hotel, restoran dan kafe yang belum mencantumkan aksara Bali dalam penandaan usahanya. Ia menyebut operasi ini akan dimulai tahun 2026.
Hal ini disampaikan Koster saat memberikan sambutan dalam launching Second Level Domain Bali.go.id bertempat di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (11/12/2025).
“2026 saya akan lebih keras lagi. Saya akan adakan operasi. Asal ketemu tokoh atau apa yang gak menggunakan aksara Bali, tegur dia! Kenapa untuk hal yang baik kok susah dilakukan,” tegas Koster.
Menurutnya, penggunaan aksara Bali bukan sekadar pajangan, tetapi merupakan upaya memuliakan warisan leluhur. “Memuliakan karya leluhur nilainya tuh tinggi. Memuliakan leluhur itu tinggi, luar biasa,” ujarnya.
Kendati demikian Ia menyebut, sudah banyak hotel yang mencantumkan aksara Bali pada brand mereka. Menurutnya, hal itu baik untuk melestarikan aksara Bali di dunia penyedia akomodasi pariwisata.
“Jadi kalau saya berkunjung ke hotel acara di mana-mana, nomor satu yang saya perhatikan pakai aksara Bali atau tidak. Kalau tidak pakai aksara Bali, langsung saya tegur manajemennya (diminta) pasang, kalau gak izinnya gak diperpanjang. Itu cara saya,” imbuhnya.
Selain hotel, restoran dan kafe, Koster juga berencana membuat semacam imbauan agar perkantoran, pertokoan maupun perusahaan agar mencantumkan aksara Bali.
“Beberapa tahun lalu sudah saya sampaikan. Jadi bukan sekadar pajang-pajang. Ada nilai yang dibuka, ditanamkan. Kecuali karena perusahaan itu, dia memang sudah memiliki logo yang baku,” tukasnya.
Reporter: Yulius N

Tinggalkan Balasan