Jaya Negara Tegaskan Denpasar Tak Pernah Berniat Buang Sampah ke TPA Bangli
Denpasar – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menegaskan Pemerintah Kota Denpasar tidak pernah memiliki niat untuk membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangli. Hal ini disampaikan menyusul polemik penutupan TPA Suwung yang memunculkan berbagai spekulasi terkait opsi pembuangan sampah ke luar daerah.
“Perlu kami luruskan, kami Kota Denpasar sedikitpun tidak ada niat untuk membuang sampah ke luar Denpasar,” ungkap Jaya Negara kepada awak media di Kantor Gubernur Bali, Senin (29/12/2025).
Ia menjelaskan, Denpasar mempunyai pekerjaan rumah mengelola sampah 1.200 ton per hari. Ia tak menampik, penutupan TPA Suwung membuat tugas tersebut berat.
Pemkot Denpasar, ungkap Jaya Negara, berkomitmen menyelesaikan 500 ton plus 245 ton sampah per hari dengan memaksimalkan fasilitas yang ada seperti TPST, TPS3R, maupun teba modern.
“Nah tau-tau dengan adanya penutupan TPA Suwung, nanti di akhir Maret, kami harus bagaimana menyelesaikan sampah sekarang dulu dalam 2 tahun ini. Nah itu kan ada 2-3 pilihan,” tegas Jaya Negara.
Jaya Negara juga sempat berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (LH) untuk diperbolehkan membuang sampah sebesar 200 ton ke TPA Suwung.
“Kami memohon kepada Pak Menteri, biarlah yang 200 ton ini, agar tetap bisa diberikan peluang ke TPA Suwung, karena sudah berkurang dengan catatan ada pembenahan-pembenahan terhadap apa yang menjadi temuan dari tim pendekatan hukum Kementerian LH,” imbuh politikus PDI Perjuangan itu.
Lebih jauh, Jaya Negara menyebut pihaknya tak bermaksud membuang sampah ke TPA Bangli pasca penutupan TPA Suwung.
“Kami pun sebenarnya tidak berani berkementar di daerah lain, kenapa dibuang ke Bangli. Itu kan hasil keputusan tadi, Pak Gubernur, Pak Bupati Bangli, Bupati Badung, dan sudah disetujui oleh Pak Menteri LH, itu solusinya akan dibuang ke Bangli dalam waktu penyelesaian ini 2 tahun ini,” tegas Jaya Negara.
Reporter: Yulius N

Tinggalkan Balasan