Mayat Pria Misterius Ditemukan Mengapung di Perairan Pengambengan Jembrana
Jembrana – Warga pesisir Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di perairan laut Pengambengan, Minggu (11/1/2026).
Informasi awal diterima aparat kepolisian sekitar pukul 18.42 Wita, setelah seorang nelayan melaporkan adanya mayat yang terlihat mengapung di tengah perairan laut, tepatnya di belakang pabrik PT Indo Hamafis, Desa Pengambengan.
Mayat tersebut pertama kali di lihat oleh nelayan, Nur Holil (47), asal Banjar Anyar, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana. Ia menjelaskan, mayat tersebut pertama kali terlihat saat dirinya pulang melaut sekitar pukul 18.30 Wita. Karena kondisi berada di tengah laut dan khawatir akan keselamatan, saksi tidak berani mengevakuasi sendiri.
“Saksi kemudian menghubungi anggota Satpolairud Pengambengan atas nama Suardi dengan mengirimkan video melalui WhatsApp untuk melaporkan temuan tersebut,” jelas Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gede Alit Darmana, saat dikonfirmasi Senin (12/01/26),
Mendapat laporan warga, Satpolairud Polres Jembrana segera bergerak menuju lokasi menggunakan perahu patroli. Setelah dilakukan pencarian, jasad berhasil ditemukan dan dievakuasi ke pesisir Pantai Pengambengan, selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSU Negara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan luar oleh Tim Inafis Polres Jembrana bersama Tim Medis RSU Negara yang dipimpin dr. Gede Mas Bagus Satria Prawira, didampingi Sidokkes Polres Jembrana, menyebutkan bahwa identitas jenazah belum diketahui dan masih tercatat sebagai Mr. X.
“Kondisi jenazah sudah mulai membusuk dan tidak ditemukan kartu identitas sehingga sulit untuk dikenali,”imbuhnya.
Adapun ciri-ciri jenazah yakni berjenis kelamin laki-laki, tinggi badan sekitar 156 cm, telah disunat, wajah sudah tidak dapat dikenali, serta rambut hanya tersisa sedikit di bagian belakang kepala. Sidik jari telah diambil menggunakan alat Mambis, namun belum berhasil teridentifikasi.
“Saat ditemukan, jenazah mengenakan kaos lengan panjang warna hijau dengan gambar gajah dan tulisan “Plastik Hitam Perak” di bagian dada dan punggung. Selain itu, ditemukan sarung golok berbahan kayu warna coklat yang masih terikat tali plastik biru sepanjang 26 cm,”beber AKP Alit.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke Polres Jembrana atau kantor polisi terdekat.

Tinggalkan Balasan