Denpasar — Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali menggelar koordinasi dan diskusi validasi proses bisnis sejumlah aplikasi pendidikan bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Diskominfos, Selasa (13/1/2026), ini menitikberatkan pada penyelarasan alur layanan aplikasi Satu Keluarga Satu Sarjana, serta platform PORJAR dan PEPARPEPROV.

Kepala Diskominfos Provinsi Bali menegaskan pentingnya integrasi data dan kejelasan proses bisnis agar layanan digital pendidikan berjalan efektif dan tepat sasaran. “Validasi ini memastikan setiap tahapan layanan, mulai dari pendaftaran hingga pelaporan, dapat diakses dengan mudah, transparan, dan akuntabel oleh masyarakat,” ujarnya dalam diskusi.

Sementara itu, perwakilan Disdikpora Provinsi Bali menyampaikan bahwa sinergi antarperangkat daerah menjadi kunci keberhasilan transformasi digital di sektor pendidikan. “Kami ingin memastikan aplikasi yang dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan sekolah, siswa, dan orang tua, sekaligus mendukung kebijakan pendidikan berbasis data,” katanya.

Baca Juga  Sinergi Sekolah dan Pemerintah, Kadis Dikpora Bali Sambut Audiensi SMA Negeri 9 Denpasar

Melalui forum ini, kedua instansi menyepakati penguatan koordinasi teknis, pembaruan standar operasional, serta peningkatan keamanan dan kualitas data. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat layanan pendidikan berbasis digital dan memperluas akses informasi bagi seluruh pemangku kepentingan di Bali.