Denpasar – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali menggelar rapat teknis pelaksanaan Dekranasda Bali Fashion Day (DBFD) Tahun 2026 di Ruang Rapat Sekretariat Dekranasda Provinsi Bali, Kamis (15/1/2026). Rapat ini menjadi langkah awal untuk mematangkan konsep, agenda, serta sinergi lintas sektor dalam menyukseskan ajang fashion berbasis budaya dan kearifan lokal Bali.

Dalam pertemuan tersebut, para pemangku kepentingan membahas strategi penguatan peran perajin, desainer, dan pelaku UMKM agar DBFD 2026 tidak hanya menjadi etalase busana, tetapi juga penggerak ekonomi kreatif daerah. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas produk, perluasan jejaring pasar, serta penguatan identitas Bali di kancah nasional dan internasional.

Baca Juga  Nilai Transaksi DBFD 2026 Tembus Rp255 Juta

Dekranasda Bali menegaskan komitmennya menjadikan DBFD 2026 sebagai ruang kolaborasi yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui ajang ini, diharapkan lahir inovasi desain berbasis tradisi, sekaligus mendorong generasi muda untuk terlibat aktif dalam pengembangan industri kreatif berbasis budaya Bali.