Denpasar – Lima warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan berhasil meraih gelar Diploma Satu (D1) Program Studi Teologi dari Sekolah Tinggi Teologi (STT) Anugerah Indonesia. Pencapaian tersebut dikukuhkan dalam prosesi wisuda yang digelar di Aula Lapas Kerobokan, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan ini merupakan buah kolaborasi sinergis antara Lapas Kerobokan, Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan, Yayasan Indonesia Bangkit dan Bersinar, serta STT Anugrah Indonesia.

Prosesi sakral pengalungan medali dan penyerahan ijazah turut disaksikan oleh perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali.

Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian ini.

“Wisuda ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti tekad kuat Warga Binaan untuk memperbaiki diri. Ilmu teologi yang didapat diharapkan menjadi kompas moral dan bekal iman yang kokoh saat mereka kembali bereintegrasi ke masyarakat,” ujar Hudi.

Baca Juga  Makna Hari Raya Pagerwesi di Balik Jeruji Besi Lapas Kerobokan

Jeruji besi boleh membatasi raga, namun tidak pernah bisa membelenggu asa dan cita-cita; karena setiap jiwa berhak atas kesempatan kedua untuk bersinar kembali.