Kadis Dikpora Bali Dorong Pemanfaatan AI untuk Daya Saing Lembaga Pendidikan
Wacana Bali.com, Denpasar — Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, S.T., M.Si., menghadiri sekaligus memberikan sambutan pembukaan pada kegiatan AI Workshop for Leaders hasil kolaborasi Politeknik Negeri Bali (PNB) dan Google for Education. Kegiatan tersebut digelar di Four Star by Trans Hotel Renon, Denpasar, Senin (2/2/2026), dan diikuti perwakilan perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTS) se-Bali, Ketua MKKS SMA, serta Ketua MKKS SMK se-Provinsi Bali.
Dalam sambutannya, Wesnawa Punia menekankan pentingnya sinergi antar-institusi pendidikan dalam memperkuat transformasi digital dan kesiapan sumber daya manusia menghadapi era kecerdasan buatan. Menurutnya, adopsi teknologi harus diiringi dengan penguatan etika, keamanan data, dan peningkatan kompetensi pendidik serta pimpinan lembaga.
“Pemanfaatan kecerdasan buatan di dunia pendidikan tidak hanya soal teknologi, tetapi juga soal nilai, etika, dan kesiapan SDM. Kita ingin memastikan AI menjadi alat untuk memperluas akses belajar, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan memperkuat daya saing lulusan Bali di tingkat global,” ujar Wesnawa Punia.
Kegiatan bertajuk “AI Workshop for Leaders: Cara Baru untuk Belajar” ini merupakan bagian dari upaya PNB bersama Google for Education, Ingram Micro, dan Websis for Edu dalam membangun kolaborasi strategis lintas pemangku kepentingan pendidikan. Lokakarya ini dirancang untuk membekali para pimpinan lembaga dalam mengeksplorasi pemanfaatan Gemini AI secara etis dan aman, sekaligus mendorong integrasi praktisi industri ke dalam kurikulum.
Direktur Politeknik Negeri Bali menegaskan komitmen institusinya dalam membangun ekosistem pembelajaran berbasis teknologi terkini yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, penguatan kolaborasi global menjadi kunci dalam meningkatkan reputasi institusi dan membuka peluang kemitraan internasional.
“Melalui kolaborasi dengan Google for Education dan mitra industri, kami ingin memastikan lulusan memiliki kompetensi yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di pasar kerja global,” katanya.
Selain sesi pemaparan, peserta juga mengikuti diskusi strategis mengenai penerapan manajemen pembelajaran berbasis AI yang efisien dan berkelanjutan. Forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik antar-PTN, PTS, dan pimpinan sekolah menengah dalam mengadopsi teknologi pendidikan yang mutakhir dan berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan pendidikan di Bali.

Tinggalkan Balasan