WacanaBali.com, Jembrana – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua bus terjadi di Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk KM 61–62, tepatnya di sebelah timur Pos Polisi Gumbrih, Banjar Serong, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Senin (9/2/26) sore. Akibat kejadian tersebut tiga orang mengalami luka-luka dan arus lalu lintas Denpasar-Gilimanuk tersendat beberapa jam.
Kecelakaan tersebut melibatkan Bus M Trans nomor polisi N 7210 UJ dengan Bus DeBe Trans nomor polisi BA 7032 PU. Peristiwa terjadi saat kondisi hujan lebat yang mengakibatkan pandangan pengemudi terbatas.
Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan menjelaskan, kecelakaan bermula saat Bus M Trans melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk dengan kecepatan sedang dan berada di jalurnya. Namun, dari arah berlawanan, Bus DeBe Trans diduga terlalu mengambil haluan ke kanan hingga terjadi tabrakan.
“Akibat benturan tersebut, Bus DeBe Trans melintang dan sempat menutup badan jalan, sehingga arus lalu lintas dilakukan sistem buka tutup,” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa(10/02/26)
Akibat kecelakaan ini, pengemudi Bus M Trans mengalami luka di bagian kepala dan punggung, sementara satu penumpang perempuan mengalami patah tulang pada tangan kiri. Keduanya dirujuk ke RSU Negara untuk mendapatkan perawatan medis. Selain itu, satu penumpang Bus DeBe Trans mengalami luka ringan dan telah diperbolehkan pulang.
“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun tiga orang mengalami luka-luka dan sudah mendapat penanganan medis,”imbuh Iptu Aldri
Petugas Satlantas Polres Jembrana bersama personel Polsek Pekutatan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, pengaturan lalu lintas, serta mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp20 juta.
“Arus lalu lintas sempat tersendat terutama saat proses evakuasi kedua bus tersebut. kita berlakukan buka tutup arus lalu lintas dari kedua arah. Kondisi lalin mulai normal kembali sekitar pukul 23.00 Wita,”bebernya.
Kasat Lantas Polres Jembrana mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat melintas di jalur rawan kecelakaan dan dalam kondisi cuaca buruk.
“Kami mengingatkan pengemudi agar selalu mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, dan mengurangi kecepatan saat hujan demi keselamatan bersama,” pungkas Iptu Aldri.

Baca Juga  Kecelakaan Beruntun, Satu Korban Meninggal, Beberapa Luka Parah