Wacanabali.com, Denpasar — Gubernur Bali Wayan Koster mengajak platform pasar digital global Airbnb untuk menaati seluruh regulasi Pemerintah Provinsi Bali dalam mendukung tata kelola pariwisata yang berkualitas, bermartabat, dan berbasis budaya. Komitmen tersebut dinilai penting agar pertumbuhan akomodasi wisata, khususnya villa dan jasa pariwisata, tetap sejalan dengan kebijakan daerah.

Penegasan itu disampaikan Gubernur Koster saat menerima jajaran pengelola Airbnb Asia Tenggara yang berkantor di Singapura, yakni Public Policy Lead SEA Shanta Arul, Public Policy Manager Ishwinder Kaur, dan Senior Associate Matius Roland, di Jayasabha, Denpasar, Rabu (11/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menekankan bahwa setiap pelaku usaha villa dan jasa pariwisata yang dipromosikan melalui platform digital wajib memiliki izin usaha lengkap serta taat membayar pajak. Menurutnya, kepatuhan terhadap regulasi menjadi kunci dalam menjaga kualitas dan citra pariwisata Bali di tingkat global.

Baca Juga  Lahan Pemprov Banyak Tak Termanfaatkan, Koster Minta Penelusuran Aset Hingga ke Desa Adat

“Apabila ada pelaku usaha villa dan jasa pariwisata yang tidak tertib administrasi maupun pajak, saya harap dikeluarkan dari daftar platform digital Airbnb. Semua harus taat aturan demi menjaga marwah pariwisata Bali,” tegas Gubernur Koster.

Selain itu, Gubernur juga mengajak Airbnb untuk bersinergi dengan platform digital milik Pemerintah Provinsi Bali, Love Bali, khususnya dalam memfasilitasi pembayaran Pungutan Wisatawan Asing (PWA) serta mendukung program pembangunan berkelanjutan di Bali.

“Kami mengajak Airbnb bekerja sama dengan platform Love Bali agar sistem pungutan wisatawan asing dan kontribusi lainnya dapat berjalan optimal serta memberi manfaat nyata bagi Bali,” ujarnya.

Gubernur menegaskan bahwa transformasi digital di sektor pariwisata harus dibarengi dengan tanggung jawab terhadap budaya, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat lokal. Kolaborasi dengan platform global diharapkan mampu memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia yang tertib dan berkelanjutan.

Baca Juga  Koster Siap Salurkan Dana BKK, Pemerataan Bali Selatan-Utara Segera Terwujud