Wacanabali.com, Klungkung – Bupati Klungkung, I Made Satria, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Banjarangkan Tahun 2026 yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Desa Bakas, Rabu (25/2). Dalam forum tersebut, Bupati memaparkan capaian pembangunan serta arah kebijakan anggaran untuk tahun mendatang yang berfokus pada keselarasan pembangunan daerah dengan desa.

Bupati Satria memaparkan sejumlah tantangan besar yang akan dihadapi pada tahun 2027, mulai dari kebijakan Tata Kelola Keuangan Daerah (TKD) oleh Pemerintah Pusat, ketidakpastian global, hingga risiko bencana akibat perubahan iklim ekstrem.

Bupati Satria mendorong lahirnya inovasi dan terobosan nyata di masing-masing desa sesuai karakteristik dan kondisi wilayahnya. Pihaknya juga menegaskan bahwa tantangan pembangunan ke depan memerlukan langkah yang tidak biasa dengan menginstruksikan para Perbekel untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap persoalan utama yang sedang dihadapi daerah.

Baca Juga  Arimbawa Target Made Satria-Tjok Surya 85 Persen di Banjarangkan

“Para Perbekel harus berinovasi. Dari ketujuh persoalan yang kita hadapi, semuanya harus dievaluasi dengan cermat. Saya juga mendorong desa untuk lebih kreatif dalam menggarap potensi pariwisata melalui inovasi-inovasi baru agar memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” tegas Bupati I Made Satria.

Melalui forum Musrenbang ini, Bupati Satria berharap seluruh usulan pembangunan yang dirumuskan benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan visi pembangunan daerah, guna bersama-sama mewujudkan Klungkung yang MAHOTTAMA serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

SALAM MAHOTTAMA