Wacanabali.com, Jembrana – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, mendorong para kader Posyandu di Kabupaten Jembrana agar lebih sigap dan responsif dalam melayani masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan aksi sosial bertajuk Membina dan Berbagi yang digelar di Wantilan Pura Puseh Desa Pulukan pada Senin (9/3).

Dalam arahannya, Putri Koster menegaskan bahwa peran Posyandu kini semakin luas dan tidak lagi terbatas pada pelayanan kesehatan ibu dan anak. Posyandu, kata dia, telah berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat yang mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni bidang pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta kesehatan.

Baca Juga  Dorong UMKM dan Aksi Sosial, Pasar Rakyat PKK Bali Hadirkan 138 Pedagang

“Kader Posyandu harus peka terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya. Jika ada warga yang kesulitan sekolah atau menghadapi persoalan sosial, segera koordinasikan dengan perbekel agar bisa dicarikan solusi bersama,” ujar Putri Koster di hadapan para kader Posyandu yang hadir.

Selain itu, ia juga mengajak para kader untuk ikut berperan aktif dalam mendukung program pengelolaan sampah berbasis sumber di lingkungan desa. Menurutnya, kader Posyandu dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah tangga.

Apresiasi atas kunjungan tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jembrana, Ani Setiawarini Kembang Hartawan. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian serta motivasi yang diberikan kepada para kader Posyandu di Desa Pulukan dan Desa Madewi.

Baca Juga  Putri Koster Dorong Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan Pendataan Permasalahan Rakyat

“Kehadiran Ibu Putri Koster menjadi motivasi besar bagi kami untuk semakin mengoptimalkan pelaksanaan enam Standar Pelayanan Minimal Posyandu demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jembrana,” ungkapnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para kader Posyandu, Tim Penggerak PKK Provinsi Bali juga menyerahkan bantuan sebanyak 132 paket sembako yang terdiri dari beras, telur, dan susu. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan sosial serta memperkuat semangat para kader dalam melayani masyarakat di tingkat desa.