Wacanabali.com, Jembrana-Menjelang arus mudik Lebaran 2026, jajaran Polres Jembrana mulai melakukan berbagai persiapan di kawasan Gilimanuk. Salah satunya dengan memasang ratusan barrier atau pembatas jalan di area Terminal Kargo Gilimanuk.
Pemasangan barrier tersebut dilakukan sebagai bagian dari skema pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan yang akan menyeberang dari Bali menuju Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk.
Terminal Kargo Gilimanuk rencananya akan difungsikan sebagai buffer zone atau zona penyangga sekaligus kantong parkir sementara bagi kendaraan yang hendak menyeberang. Dengan sistem ini, antrean kendaraan diharapkan bisa lebih tertata sehingga tidak menimbulkan kemacetan panjang di jalur utama Denpasar–Gilimanuk.
Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, mengatakan pihaknya masih membutuhkan tambahan barrier untuk memaksimalkan pengaturan arus kendaraan. Untuk menutupi kekurangan tersebut, pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan kepada Polda Bali serta instansi terkait lainnya.
“Total kebutuhan sekitar 250 barrier. Saat ini yang tersedia dan dalam kondisi baik sekitar 100 unit. Yang ada ini akan kami maksimalkan terlebih dahulu,” ungkapnya saat dikonfirmasi awak media pada, Selasa (10/03/26).
Saat kepadatan arus mudik, kendaraan pemduik terutama kendaraan kecil atau kendaraan pribadi dimasukan kedalam terminal kargo. Diharapkan di terminal kargo para pemudik sudah melengkapi diri dengan tiket.
“Dengan pengaturan di Buffer Zone nanti kendaraan diatur untuk menuju pelabuhan Gilimanuk melalui gang-gang yang telah disiapkan.”kata Iptu Aldri
Diperkirakan puluhan ribu kendaraan akan keluar dari Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk selama periode arus mudik Lebaran tahun ini. Karena itu, pengaturan lalu lintas sejak dini dilakukan agar kepadatan dapat dikendalikan.
Polres Jembrana juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar berangkat lebih awal guna menghindari penumpukan kendaraan saat puncak arus mudik.

Baca Juga  Enam Pejabat Teras Polres Jembrana Berganti