Wacanabali.com, Denpasar – Pemerintah Provinsi Bali kembali menorehkan prestasi nasional dalam upaya pencegahan korupsi. Melalui program Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi, Bali berhasil mempertahankan peringkat terbaik nasional selama enam tahun berturut-turut.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan Gubernur Bali Wayan Koster saat memimpin Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang digelar di Inspektorat Provinsi Bali, Kamis (12/3). Dalam forum yang turut dihadiri Satuan Tugas KPK RI itu, ia menekankan pentingnya menjaga integritas dalam setiap aspek tata kelola pemerintahan.

Menurut Wayan Koster, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah yang konsisten menjalankan sistem pengawasan, perencanaan, hingga penganggaran secara transparan. Ia menilai keberhasilan mempertahankan peringkat nasional menjadi bukti bahwa reformasi birokrasi di Bali berjalan dengan baik.

Baca Juga  Dukung Program Gubernur Koster, Pacalang Se-Bali Ucapkan Tri Semaya

“Bekerjalah dengan fokus, tulus, dan lurus. Jangan sampai capaian terbaik kita justru ternodai oleh praktik korupsi,” tegas Koster di hadapan jajaran pemerintah daerah dan Satgas KPK RI.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi menerapkan pemantauan secara ketat terhadap kinerja perangkat daerah. Sistem pengawasan dilakukan secara berlapis untuk memastikan seluruh proses pemerintahan, mulai dari perencanaan program hingga pelayanan publik, berjalan sesuai aturan dan bebas dari penyimpangan.

Melalui sinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi, Pemerintah Provinsi Bali terus memperkuat sistem tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan setiap program pembangunan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali.

Baca Juga  Koster Akan Temui Tokoh Muslim Buntut Pelanggaran Nyepi di Loloan Jembrana