Wacanabali.com, Denpasar – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menghadiri upacara palebon atau kremasi almarhum Ida Pandita Siwa Lingga Widya Parama Santika yang digelar di Krematorium Cekomaria, Denpasar Utara, Jumat (13/3). Kehadiran Wakil Gubernur merupakan bentuk penghormatan pemerintah daerah kepada tokoh rohani yang telah memberikan pengabdian bagi umat Hindu di Bali.

Almarhum Ida Pandita Siwa Lingga Widya Parama Santika sebelumnya berpulang pada Sabtu (7/3). Sebelum prosesi palebon dilaksanakan, keluarga dan krama telah melaksanakan rangkaian upacara adat di griya almarhum, termasuk upacara ngaskara dan melelet sebagai bagian dari tahapan penyucian sebelum prosesi pembakaran jenazah.

Dalam prosesi palebon tersebut, Giri Prasta turut melakukan ritual ngancung api, yakni menyalakan api pertama pada bade sebagai simbol dimulainya prosesi pembakaran. Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa agar perjalanan roh almarhum menuju alam suci dapat berjalan lancar.

Baca Juga  Soal Perda Nominee, Giri Prasta: Lagi Berproses

“Semoga perjalanan almarhum Ida Pandita menuju sunia loka berlangsung lancar dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” ujar Giri Prasta saat menyampaikan doa di lokasi upacara.

Pada kesempatan yang sama, masih di area krematorium, Wakil Gubernur juga menyempatkan diri memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Wayan Monoh yang juga menjalani prosesi upacara di tempat yang sama dan diketahui masih memiliki hubungan kekerabatan dengan almarhum Ida Pandita.

Upacara palebon tersebut dipuput oleh Ida Pandita Mpu Ciwa Prani Dana Parama Santika yang memimpin rangkaian ritual hingga selesai. Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga besar, tokoh masyarakat, serta umat Hindu yang datang memberikan penghormatan terakhir.

Baca Juga  Dorong Generasi Muda Berperan Aktif Dalam Berorganisasi Bupati Giri Prasta Hadiri HUT Ke-64 STT. Putra Cemara Sari, Sangeh.