Gubernur Wayan Koster Dukung HUT ke-53 Persatuan Perawat Nasional Indonesia Bali di Kabupaten Klungkung
Wacanabali.com, Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Bali yang akan digelar di Kabupaten Klungkung pada 22 Maret 2026 mendatang. Dukungan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap kontribusi tenaga perawat dalam pelayanan kesehatan masyarakat di Bali.
Pernyataan dukungan itu disampaikan saat jajaran pengurus DPW PPNI Provinsi Bali melakukan audiensi dengan Wayan Koster di Jayasabha, Denpasar, Sabtu (14/3). Dalam pertemuan tersebut, pengurus PPNI menyampaikan rencana rangkaian kegiatan yang akan digelar untuk memperingati hari jadi organisasi profesi perawat tersebut.
Gubernur Koster menilai perawat memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan, terutama dalam mendukung program pembangunan sektor kesehatan di Bali. Karena itu, ia berharap momentum HUT PPNI dapat memperkuat semangat pengabdian para tenaga kesehatan kepada masyarakat.
“Perawat merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan. Saya sangat mendukung kegiatan HUT PPNI ini sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para perawat dalam melayani masyarakat,” ujar Wayan Koster.
Sementara itu, pengurus DPW PPNI Provinsi Bali menjelaskan bahwa peringatan HUT ke-53 tahun ini akan diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat. Beberapa agenda yang disiapkan antara lain kegiatan jalan santai, pemeriksaan kesehatan gratis, serta berbagai aktivitas edukasi kesehatan bagi masyarakat.
Puncak perayaan HUT PPNI Bali direncanakan berlangsung di Balai Budaya Ida I Dewa Istri Kanya. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ajang mempererat kebersamaan para perawat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PPNI Bali berharap peringatan hari jadi organisasi tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta memperkuat peran perawat dalam mendukung pelayanan kesehatan di Bali.

Tinggalkan Balasan