Denpasar – Adya Foundation berkolaborasi dengan SD Negeri 17 Kesiman peringati Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia 2024 dengan cara yang unik.

Pendiri ADYA Zeni Natalya menyebutkan, perayaan ini dilakukan dengan pemetaan minat siswa melalui program buku kreatif anak berdaya.

Lebih lanjut disebutkan, program ini terdiri atas tiga rangkaian yakni memperkenalkan literasi finansial pada anak, pemetaan minat siswa untuk mengikuti kelas menulis dan public speaking, serta mengajak siswa berkarya sesuai dengan minat dan bakat yang dimilikinya.

“Dengan program ini, anak-anak diajak berkarya dengan mengembangkan bakat dan potensi mereka. Anak-anak yang suka menulis dan menggambar bersama-sama dilatih untuk menciptakan buku bergambar kontekstual. Sedangkan, anak-anak yang suka berbicara diajak untuk berlatih keterampilan public speaking,” sebutnya kepada Wacanabali.com, Rabu (24/4/24).

Baca Juga  Pendidikan Anak Yatim Piatu Tanggung Jawab Pemerintah!

Senada dengan hal itu, Kepala SDN 17 Kesiman Ni Made Wisudarini Pratiwi menuturkan, program ini telah diikuti oleh 380 siswa selama dua sesi dan akan berlanjut hingga 4 Mei mendatang sebagai rangkaian memperingati Hari Anak Internasional.

“Pada tanggal 4 Mei nanti setiap anak akan mendapatkan buku Adya yang
menjadi inspirasi mereka. Semua anak juga didorong berkarya sesuai dengan minat mereka. Harapannya semua kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan literasi anak,” tandasnya.

Reporter: Komang Ari