Eka Nurcahyadi Kembali Pimpin IPSI Tabanan, Siap Cetak Juara Baru
Tabanan – I Putu Eka Putra Nurcahyadi kembali dipercaya memimpin Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Tabanan untuk periode 2025–2029. Terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) IPSI Tabanan, Eka Nurcahyadi mengusung visi besar menjadikan Tabanan sebagai pusat tradisi dan prestasi pencak silat di Bali.
Dalam pidato perdananya, Eka Nurcahyadi menegaskan bahwa Tabanan memiliki kekayaan tradisi pencak silat yang patut dijaga dan dikembangkan.
“Tabanan tidak hanya memiliki sejarah panjang dalam pencak silat, tetapi juga kontribusi besar terhadap perkembangan olahraga ini, baik di tingkat lokal maupun nasional. Perguruan-perguruan seperti Seruling Dewata, Satria Muda Indonesia (SMI), dan Merpati Putih adalah bukti nyata betapa kaya dan berpotensinya daerah ini,” terang Eka Nurcahyadi di Tabanan pada Jumat (17/1/2025)
Eka juga menyoroti keberhasilan Tabanan dalam mencetak atlet berprestasi, meski sempat menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak pandemi Covid-19. Salah satu pencapaian membanggakan adalah medali emas yang diraih oleh atlet lokal pada PON Papua.
“Prestasi ini bukan hasil kerja individu, melainkan hasil dari kerja keras kolektif seluruh pengurus, pelatih, dan atlet,” tegasnya.
Program penjaringan bakat seperti Kubat Ikat (Klub Bakat Ikat) juga menjadi sorotan. Menurut Eka, program ini memiliki peran strategis dalam mencetak talenta muda berbakat yang siap bersaing di level nasional dan internasional.
Sementara itu, Ketua Umum IPSI Bali, Ketut Suiasa, dalam sambutannya mengapresiasi kesolidan IPSI Tabanan. Ia menekankan pentingnya kesatuan visi di antara anggota organisasi untuk mencapai tujuan bersama.
“Kesamaan pandangan dan semangat gotong-royong adalah fondasi kita untuk membawa IPSI Bali menuju masa depan yang lebih gemilang,” ujar Suiasa.
Tabanan kini tidak hanya menjadi simbol tradisi pencak silat, tetapi juga mercusuar prestasi. Eka Nurcahyadi telah membuka babak baru bagi IPSI Tabanan untuk melangkah lebih jauh, mengukir sejarah, dan menjadikan pencak silat kebanggaan masyarakat Tabanan.
Setelah terpilih, Eka Nurcahyadi langsung membentuk tim formatur yang bertugas menyusun struktur kepengurusan IPSI Tabanan periode 2025–2029. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Eka optimis IPSI Tabanan akan terus menjadi pilar penting dalam memajukan pencak silat di Bali.
Untuk diketahui, acara Muskab yang berlangsung di Tabanan ini tidak hanya dihadiri oleh Ketua Umum IPSI Bali, I Ketut Suiasa, tetapi juga dihadiri Sekretaris Umum IPSI Bali, I Nyoman Yamadhiputra, begitu juga Ketua Umum KONI Tabanan, I Made Nurbawa, serta para ketua dan perwakilan perguruan silat di Tabanan.

Tinggalkan Balasan