Denpasar – Pada hari Sabtu tanggal 28 Juli 2025 telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh tim dari Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar yang berlokasi di Yayasan Pendidikan Dria Raba Denpasar. Kegiatan tersebut bertema ”Penggunaan Vitamin D dalan Kehidupan Sehari-hari untuk Para Penyandang Disabilitas Sensorik Netra”.

Ketua kegiatan pengabdian kepada masyarakat Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar, apt.Nyoman Budiartha Siada, S.Farm., M.Farm. menjelaskan bahwa kemudahan dalam mengakses Informasi dan komunikasi terkait kesehatan adalah hak dari semua orang tak terkecuali para penyandang disabilitas. Penyandang disabilitas juga berhak memperoleh kesamaan dan kesempatan akses atas sumber daya di bidang Kesehatan. Untuk mewujudkan hal tersebut maka dibuatlah media edukasi khusus untuk para penyandang disabilitas sensorik netra berupa Buku Audio. apt. Nyoman Budiartha Siada, S.Farm., M.Farm. juga mengatakan bahwa: ”Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu teman-teman para penyandang disabilitas sensorik netra agar dapat lebih memahami bagaimana penggunaan vitamin khususnya vitamn D dalam kehidupan sehari-hari”.

Baca Juga  Tim Fakultas Farmasi Unmas Denpasar Kembangkan Media Edukasi Pencegahan Demam Tifoid bagi Disabilitas Sensorik Netra

Ketua Yayasan Pendidikan Dria Raba, Ir. Ida Ayu Pradnyani Manthara menyambut baik kegiatan ini dan dalam kesempatannya, beliau menyampaikan bahwa: “Para penyandang disabilitas sensorik netra memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan dan informasi. Adanya kegiatan yang dilaksanakan teman-teman Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemandirian para penyandang disabilitas sensorik Netra dalam hal kesehatan khususnya dalam mengkonsumsi vitamin. Beliau juga berterimakasih karena telah mengadakan kegiatan ini setiap tahun dan berharap agar selalu konsisten memberikan informasi kesehatan di Yayasan Pendidikan Dria Raba.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode Small Group Discussion (SGD). Proses edukasi dilakukan menggunakan media khusus berupa Buku Audio yang berisikan informasi Kesehatan sesuai topik yang terkait, kemudian para penyandang disabilitas sensorik netra diarahkan untuk membentuk kelompok kecil dan dilibatkan dalam proses diskusi yang difasilitasi oleh mahasiswa. Tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Farmasi Unmas Denpasar yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, bertindak sebagai fasilitator dalam diskusi tersebut. Untuk memastikan keberhasilan program ini dilakukan pengukuran pemahaman berupa pengisian pre-test dan post-test oleh para penyandang disabilitas sensorik Netra yang dibantu oleh dosen dan mahasiswa. Di akhir kegiatan, ketua tim pengabdian masyarakat Fakultas Farmasi Unmas Denpasar, apt. Nyoman Budiartha Siada, S.Farm., M.Farm. menyampaikan bahwa “ Kegiatan edukasi seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan kemandirian para penyandang disabilitas khususnya di bidang kesehatan”.

Baca Juga  Cegah DBD, Edukasi Metode Wolbachia Sasar Penyandang Disabilitas Netra