DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali menggelar audiensi percepatan pembentukan Desa Siaga TBC di seluruh kabupaten/kota sebagai bagian dari komitmen mendukung target eliminasi tuberkulosis (TBC) pada 2030. Kegiatan berlangsung di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, Senin (19/1/2026).

Audiensi ini menjadi forum koordinasi lintas perangkat daerah untuk menyelaraskan peran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta pemangku kepentingan desa dalam memperkuat pencegahan, deteksi dini, dan pendampingan pasien TBC di tingkat komunitas.

Melalui pembentukan Desa Siaga TBC, Pemprov Bali mendorong hadirnya sistem kewaspadaan berbasis masyarakat yang responsif dan berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga, memperluas akses layanan kesehatan, serta menekan angka penularan TBC di lingkungan desa.

Baca Juga  Pemprov Bali Beri Masukan untuk Ranperda Layanan Angkutan Pariwisata Berbasis Aplikasi

Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Bali menegaskan kesiapan pihaknya untuk terus mengawal implementasi program bersama kabupaten/kota agar target eliminasi TBC 2030 dapat tercapai secara terukur dan berdampak nyata bagi kualitas kesehatan masyarakat Bali.