Wacanabali.com, Denpasar – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali (Disdikpora Provinsi Bali) menyelenggarakan seleksi atlet pelajar daerah pada 12–13 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di GOR Lila Buana, Lapangan Tembak Perbakin, serta Kolam Renang Blahkiuh sebagai bagian dari upaya penjaringan atlet muda potensial.

Seleksi tersebut dibuka langsung oleh Kepala Disdikpora Bali dengan tujuan mempersiapkan atlet pelajar menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2027. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap lima cabang olahraga yang berhasil meraih prestasi pada POPNAS 2025.

Dalam laporannya, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga menyampaikan lima cabang olahraga yang diseleksi meliputi judo, taekwondo, renang, pencak silat, dan menembak. Kelima cabang tersebut dinilai memiliki kontribusi prestasi signifikan bagi Bali pada ajang nasional sebelumnya.

Baca Juga  Disdikpora Bali: Tak Banyak Perubahan Juknis PPDB 2023

“Seleksi ini tidak hanya menjaring atlet terbaik, tetapi juga sebagai bentuk pembinaan berkelanjutan agar prestasi Bali terus meningkat di tingkat nasional,” ujarnya.

Proses seleksi dilakukan secara komprehensif melalui tes fisik, tes psikologi, dan tes keterampilan cabang olahraga. Untuk tes fisik, Disdikpora Bali berkolaborasi dengan Universitas Pendidikan Ganesha, sementara tes keterampilan melibatkan pengurus provinsi masing-masing cabang olahraga.

Menurut panitia, pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menghasilkan penilaian objektif dan akurat terhadap kemampuan atlet. Hasil seleksi nantinya menjadi dasar penentuan atlet yang akan mengikuti pemusatan latihan intensif.

“Melalui seleksi ini, kami ingin memetakan potensi atlet pelajar Bali sebagai langkah strategis mewujudkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing,” tambahnya.

Baca Juga  Disdikpora Bali Catat Tingkat Kelulusan Siswa SMA/SMK Capai 99,95 Persen