Wacanabali.com, Buleleng – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, meninjau langsung lokasi pascabanjir bandang yang melanda Desa Banjar, Kabupaten Buleleng, Rabu (11/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wagub didampingi Ny. Seniasih Giri Prasta untuk memastikan penanganan korban berjalan cepat sekaligus memberikan dukungan bagi warga yang terdampak bencana.

Pada kesempatan itu, Giri Prasta menyerahkan bantuan pribadi kepada para siswa di SD Negeri 5 Banjar yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat banjir bandang. Setiap siswa menerima bantuan tunai sebesar Rp800 ribu sebagai dukungan agar mereka dapat kembali bersekolah dengan perlengkapan yang memadai.

Selain bantuan pendidikan, Wagub juga menyerahkan punia sebesar Rp50 juta kepada keluarga korban meninggal dunia yang hanyut dalam peristiwa tersebut. Bantuan kemanusiaan itu diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang sedang berduka akibat kehilangan anggota keluarga dalam bencana alam tersebut.

Baca Juga  Pemprov Bali Siapkan Program Tanam Mangrove 15 Hektare di Tahura Ngurah Rai

Menurut Giri Prasta, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan langkah penanganan jangka panjang bagi warga yang rumahnya rusak berat. Sedikitnya empat kepala keluarga yang rumahnya hancur total direncanakan akan direlokasi ke tempat tinggal yang lebih aman.

“Kami fokus pada percepatan pemulihan warga terdampak sekaligus membantu proses pencarian satu korban yang hingga kini masih belum ditemukan,” ujar Giri Prasta saat meninjau lokasi bencana.

Ia menambahkan, pemerintah juga akan melakukan penataan kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah tersebut sebagai langkah mitigasi bencana. Upaya ini dilakukan untuk meminimalkan risiko banjir bandang di masa mendatang sekaligus menjaga keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai.

Baca Juga  Wagub Giri Prasta Terima Semeton Pasek Munggu, Tegaskan Penguatan Jati Diri dan Persatuan Kepasekan

“Kami ingin memastikan warga yang rumahnya rusak dapat menempati tempat tinggal yang lebih aman. Penataan DAS juga menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Bali bersama pemerintah kabupaten setempat saat ini terus melakukan koordinasi dalam proses penanganan pascabencana. Selain penyaluran bantuan, berbagai langkah pemulihan lingkungan dan dukungan bagi masyarakat terdampak juga terus dipercepat.