Wacanabali.com, Badung – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster, melaksanakan kegiatan aksi sosial di Desa Sulangai, Kabupaten Badung, Selasa (31/3). Kegiatan ini diisi dengan pembinaan serta berbagi bersama kader Posyandu sebagai upaya memperkuat peran masyarakat dalam mendukung program pemerintah desa.

Dalam kesempatan tersebut, Putri Koster mengajak anggota Posyandu Desa Sulangai untuk aktif menjadi mitra pemerintah desa. Ia menekankan pentingnya keterlibatan Posyandu dalam menyukseskan program pembangunan berbasis masyarakat melalui enam Standar Pelayanan Minimal yang menjadi fokus layanan Posyandu.

“Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Saya berharap kader Posyandu dapat menjadi mitra aktif pemerintah desa dalam menjalankan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan warga,” ujar Putri Koster.

Baca Juga  Soal Stunting, Kadis DP3AP2KB Denpasar: Pengakses Posyandu Belum Capai 90 Persen

Selain melakukan pembinaan, Putri Koster bersama jajaran juga meninjau TPS3R Sunara Giri Lestari yang berada di Desa Sulangai. Ia mengapresiasi sistem pengelolaan sampah berbasis sumber yang telah berjalan dengan baik dan mendapat dukungan hampir seluruh warga desa.

Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah sudah sangat baik, terlihat dari praktik pemilahan sampah yang dilakukan di tingkat rumah tangga. Sampah organik diolah secara mandiri, sementara sampah daur ulang dikumpulkan untuk dijual kembali.

“Ini contoh nyata pengelolaan sampah yang berhasil. Warga sudah disiplin mengolah sampah dari sumbernya, bahkan residu dapat dimanfaatkan kembali menjadi paving block melalui teknologi yang tersedia,” tambahnya.

Program pengelolaan sampah ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi desa lain di Bali. Sinergi antara masyarakat dan pemerintah desa dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Baca Juga  TP Posyandu Bali Gelar Aksi Sosial ‘Membina dan Berbagi' di Klungkung