BKOW Bali Ngayah di Besakih, Ny. Seni Asih Giri Prasta Tampilkan Tari Rejang Adri pada Penyineban Karya Agung
Wacanabali.com, Karangasem – Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali, Seni Asih Giri Prasta, turut ngayah dengan menarikan Tari Rejang Adri bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) kabupaten/kota se-Bali dalam rangkaian penyineban Karya Agung Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, Kamis (23/4).
Sebanyak 154 pengayah yang terdiri dari perwakilan GOW se-Bali ambil bagian dalam pementasan tari sakral tersebut. Kehadiran para perempuan Bali ini menjadi simbol kebersamaan dalam menjaga tradisi serta memperkuat nilai spiritual yang hidup di tengah masyarakat.
Partisipasi ini dinilai sebagai wujud nyata sinergi perempuan Bali dalam melestarikan adat dan budaya. Dengan mengenakan busana adat sembahyang, para pengayah menampilkan Tari Rejang dengan penuh kekhusyukan sebagai bentuk bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
“Tari Rejang ini bukan sekadar seni pertunjukan, tetapi merupakan wujud persembahan tulus dan bentuk pengabdian kami sebagai perempuan Bali dalam menjaga tradisi leluhur,” ujar Seni Asih Giri Prasta.
Ia menambahkan, keterlibatan perempuan dalam kegiatan adat dan keagamaan menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan sosial dan spiritual di Bali. Semangat ngayah, menurutnya, harus terus diwariskan kepada generasi muda.
“Kami ingin nilai ngayah dan kebersamaan ini tetap hidup dan menjadi kekuatan dalam menjaga adat serta budaya Bali,” tambahnya.
Tari Rejang sendiri merupakan tari wali atau sakral yang dipentaskan dalam rangkaian upacara di pura. Tarian ini melambangkan persembahan suci sekaligus penyambutan turunnya Ida Bhatara ke dunia, yang secara tradisional dibawakan oleh perempuan sebagai simbol keikhlasan.
Sementara itu, Rejang Adri merupakan salah satu varian Tari Rejang yang berkembang dalam praktik upacara di Bali. Tarian ini menekankan unsur kebersamaan, pengabdian, dan ketulusan dalam pelaksanaan yadnya sebagai bagian dari kehidupan spiritual masyarakat Bali.
Penyineban Karya Agung Ida Bhatara Turun Kabeh di Besakih menjadi penutup rangkaian upacara besar yang sarat makna, sebagai simbol kembalinya Ida Bhatara ke kahyangan setelah berstana selama pelaksanaan karya.

Tinggalkan Balasan