Polemik Sampah, Ketua J2PS: Bukan hanya Tanggung Jawab Pemerintah!
Denpasar – Ketua Jaringan Jurnalis Peduli Sampah (J2PS) Agustinus Apollonaris K Daton menegaskan permasalahan sampah menjadi tanggung jawab bersama bukan hanya pemerintah.
“Masalah sampah memang tidak ada habisnya, terutama sampah dari rumah tangga menjadi penyumbang terbesar sampah, hal itu menjadi tanggungjawab kita semua,” tegasnya kepada wacanabali.com, Sabtu (22/7/23).
Dirinya menambahkan bahwa persoalan sampah, tidak bisa menyalahkan pemerintah, karena pemerintah hanya menyediakan tempat serta pengolahannya.
“Kalau hanya menyalahkan pemerintah itu tidak bisa, karena sampah terbesar dihasilkan oleh rumah tangga, jadi kita harus berperan aktif di dalamnya,” tambah wartawan senior yang kerap disapa Bang Polo ini.
Dijelaskan bahwa ada banyak cara untuk mengolah sampah terutama sampah rumah tangga.
“Ada berbagai cara mengolah sampah seperti dijadikan kompos dan melakukan pemilahan sampah,” tutup Koordinator Liputan Pos Bali ini.
Seperti yang diberitakan sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bali I Made Teja menyebutkan, timbunan sampah di Bali saat ini capai angka 3.047 ton per hari.
Pihaknya menyebutkan, dalam upaya mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber, kini Bali telah mengantongi sejumlah fasilitas pengelolaan sampah yang terdiri atas 258 Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R) dan tujuh Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) tersebar di seluruh kabupaten/kota.
“Operasional di fasilitas pengolahan sampah belum maksimal yang masih terkendala oleh kapasitas sumber daya manusia, teknis operasional dan maintenance (perawatan, red), regulasi serta pendanaan,” ujarnya kepada wacanabali.com, Kamis (20/7/23).
Terakhir, ia berharap masyarakat dapat meningkatkan kesadaran dalam menangani permasalahan sampah di Bali.
“Rubah pola kebiasaan hidup dengan berupaya mengurangi timbulan sampah, memilah sampah, dan jika bisa melakukan pengolahan sampah secara mandiri,” tandasnya.
Reporter: Dewa Fathur
Editor: Ady Irawan

Tinggalkan Balasan