Jembrana – Pengosongan kios Pasar Umum Negara (PUN) Jembrana sudah melewati batas waktu berdasarkan surat edaran Kepala Dinas Perindagkop Jembrana, tanggal 20 Agustus lalu. Namun, masih ada sejumlah pedagang berjualan seperti biasa.

Dampaknya terjadi keberatan sejumlah pedagang kepada Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat meninjau pekerja yang tengah melakukan pembongkaran beberapa kios, Senin (21/8/23).

Sejumlah pedagang yang kiosnya dibongkar keberatan lantaran pedagang lain masih berjualan. Alhasil, Bupati Nengah Tamba mendapat keluhan pedagang yang merasa cemas akan masa depan usaha mereka.

Dengan tegas, dia menyatakan telah berbicara dengan Gubernur Bali I Wayan Koster, yang telah menyuruhnya untuk menjalin komunikasi dengan pedagang.

“Gubernur menyuruh saya untuk menjalin komunikasi kepada pedagang, dan saya kesini untuk mengajak diskusi terkait ini, dan sudah difasilitasi oleh Kapolres,” ungkapnya, Senin (21/8/23) pagi.

Baca Juga  Dipenghujung Tahun, Jembrana Sabet 2 Penghargaan dari BPS RIĀ 

Tentu saja, Bupati juga berharap agar semuanya berjalan lancar dan kondusif, mengingat rencana groundbreaking revitalisasi pasar bulan depan.

“Jadi kita akan lakukan groundbreaking bulan depan, maka diharapkan semua pedagang sudah direlokasi sampai tanggal 30 nanti,” tambahnya.

Sementara itu, Edi Irawan, juru bicara Paguyuban Sanji Merta, menjelaskan bahwa paguyuban tidak menolak revitalisasi.

Mereka bahkan berkomitmen untuk mendorong pemerintah agar bisa mengakomodir permintaan mereka, terutama dalam penentuan luas los dan kios.

“Sekali lagi kami tidak menolak revitalisasi, tadi hasil komunikasi dengan Bapak Bupati, nantinya paguyuban akan dilibatkan dalam penentuan luas Los dan kios,” ucapnya usai mediasi di Mapolres Jembrana, Senin (21/8/23).

Di sisi lain, Kapolres Jembrana I Dewa Gde Juliana mengharapkan agar para pedagang tidak bertindak anarkis dalam menghadapi situasi ini.

Baca Juga  Pembongkaran Pasar Umum Negara Dimulai, Listrik dan Air Dimatikan Sebagian

“Kita akan mengawal ini sampai selesai, tentu dengan cara yang preventif dan soft. Saya berharap situasi tetap kondusif dan aman,” tutupnya.

Reporter: Yususf Mudatsir
Editor: Ady Irawan