Jembrana – Malam yang kelam di Jembrana saat seorang pria muda berinisial AR (25) dengan wajah berapi-api memegang sebilah klewang memasuki rumah seorang lanjut usia yang tak lain adalah ayah tirinya, TN (65). Jumat malam yang mencekam pada tanggal 25 Agustus 2023 itu menjadi saksi ketika teror merajalela.

Kisah mengerikan ini terjadi sekitar pukul 20.30 WITA, di rumah MH, istri siri dari korban, yang terletak di wilayah Kecamatan Melaya, Jembrana. Pada saat itu, korban tengah asyik membuat jajanan untuk dijual di pasar lokal, ditemani oleh MH dan ipar korban. Tetapi, ketenangan itu hancur oleh kedatangan AR yang tiba-tiba dan penuh kemarahan.

Baca Juga  Musnahkan Barang Bukti, Perkara Narkotika Paling Menonjol Ditangani Kejari Jembrana

Dengan kejamnya, AR memukul jendela hingga pecah dan memasuki ruangan dengan klewang terhunus. Dia mendekati TN yang sedang duduk bersila, mengarahkan pisau panjang itu dengan tajam ke leher sang korban, mengancam untuk merenggut nyawa.

TN hanya bisa menunduk, berdoa dalam diam. Sementara itu, istri siri TN berusaha dengan putus asa meredakan situasi dengan cepat berdiri dan berusaha merebut klewang dari genggaman AR. Di luar rumah, terdengar keributan yang mengerikan, mengundang perhatian penasaran warga sekitar yang segera berdatangan.

Warga yang datang bersatu untuk menghadapi bahaya ini, akhirnya berhasil merebut klewang dari tangan AR. Namun, di balik kejadian mengerikan ini terungkap konflik keluarga yang dalam. AR merasa tidak puas dengan perilaku ayah tirinya karena ibu kandungnya menjadi tulang punggung ekonomi keluarga.

Baca Juga  Lagu Merdeka Belajar di Ciptakan, Supriani : Banyak Makna Yang Terkandung 

Kapolsek Melaya, AKP I Putu Raka Wiratma, mengakui kejadian mengerikan ini. Pada tanggal 26 Agustus 2023, laporan tentang percobaan pembunuhan ini secara resmi diterima. Saat ini, pelaku telah diamankan di Mako Polsek Melaya dan akan menjalani tahap pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami masih mendalami kasus ini. Motif pelaku diduga muncul karena ketidakpuasannya terhadap ayah tirinya,” kata AKP Raka ketika dihubungi pada Minggu, 27 Agustus 2023. Teror malam yang mencekam ini akan terus menjadi sorotan publik.

Reporter: Yususf Mudatsir