Karangasem – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa menyebutkan, musim kemarau berpotensi akibatkan perluasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lereng Gunung Agung.

“Kendala akses jalan menuju titik api cukup sulit dicapai dan jauh diatas,” kata Arimbawa kepada awak media, Sabtu (30/9/23).

Saat ini, pihaknya mengaku telah mengupayakan pembuatan sekat bakar untuk meminimalisir lahan terdampak kebakaran yang mulanya diketahui terjadi pada Kamis, 28 September ini.

“Untuk yang terbakar seperti semak ilalang dan pohon seperti Pohon Cemara, Pohon Sonokeling, Pohon Nyam dan Serasah, untuk titik api hari ini yang dibuatkan sekat bakar berada di ketinggian 1.702 Mdpl,” rincinya.

Baca Juga  Kerahkan Warga Setempat, Karthula di Kawasan Belong Berhasil Dipadamkan

Hingga kini, luas karhutla di Gunung Agung diperkirakan sentuh angka 520 hektar mencakup kawasan Dusun Juntal, Bantas, Daya dan Belong.