Ribuan Kejadian Ditangani BPBD Denpasar Dalam Setahun
Wacanabali – Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar selama setahun dari Januari hingga 27 Desember 2021 menangani 3.905 kejadian atau kebencanaan. Bahkan, evakuasi kecelakaan paling banyak ditangani.
”Kita selama setahun lebih menonjol menangani kecelakaan lalu lintas, penanganan pantatis, evaluasi pasien sakit 663 dan penanganan pasien terindikasi Covid-19,’’ kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa, Senin (27/12/2021).
Joni Ariwibawa menjelaskan, kejadian atau kebencanaan yang ditangai selama setahun sebanyak 3.905 kejadian yakni Januari 573 kejadian, disusul Februari 426 kejadian, Maret 325 kejadian, April 304 kejadian, Mei 323 kejadian, Juni 297, Juli 468, Agustus 359, September 258, Oktober 237, November 244 dan Desember 91 kejadian. Dari ribuan kejadian/kebencanaan menempati poisisi teratas ditangani keceakaan lalu lintas sebanyak 898 evakuasi, penanganan pantastis 677 kejadian, pasien indikasi Covid-19 sebanyak 514 pasien, penangan reptil atau hewan liar 456, penanganan jenazah Covid-19 sebanyak 245 orang, kebakaran 108, pohon tumbang 83, evakuasi jenazah 73, penemuan jenazah 48 orang, penanganan ODGJ 40 orang, peanganan banjir 34 kejadian, warga pingsan 32 dan evakuasi ibu hamil 11 orang. ”Kami harapkan masyarakat berhati-hati karena musim hujan dan cuaca ektrem sampai Februari 2022 tidak menutup kemungkinan potensi bencana masih terjadi. Seperti angin puting beliung dan gempa bumi,’’ kata Joni Ariwibawa.
Joni Ariwibawa mengimbau masyarakat waspada bekendaraan di jalan guna menghindari kecelakaan lalu lintas. Apalagi masyarakat habis minum beralkohol dan mambuk mengendarai sepeda motor dan mobil dapat mencelakai orang lain maupun diri sendiri. Pasalnya, kecelakaan lalin yang ditangani malam hari kurang hati-hati da nada indikasi habis minumam beralkohol. ”Kami minta kepada masyarakat habis minum lebih baik jangan bepergian guna mengindari kecelakaan lalin di jalan,’’ pintanya.
Mengantisipasi kecelakaan dan kebencanaan terjai di Kota Denpasar, kata Joni Ariwibawa, menyiapkan empat pos, yakni Pos Induk BPBD Kota Denpasar, Jl. Imam Bonjol, Pos Mahendradata, Pos Cokro Ubung dan Pos Juanda Renon lengkap dengan mobil ambulans, mobil damkar, tim medis serta peralatan. Kalau mengalami kejadian kegawat daruratan seperti kebakaran, kecelakaan, pohon tumbang dan kejadian lainnya dapat menghubungi BPBD Kota Denpasar atau Denpasar Safe City di sambungan 112 atau telepon 0361.223333 tanpa dipungut bayaran. ”Kami siap siaga 24 jam dibantu tim ambulans dan PMI guna memberi pertolongan kepada masyarakat jika kena musibah kecelakaan, kebakaran, banjir, pohon tumbang maupun kebencanaan lain,’’ ucapnya. Adv
.

Tinggalkan Balasan