Denpasar – Salah satu pakar kejiwaan, yang juga seorang dokter spesialis kejiwaan dr. I Gusti Rai Putra Wiguna, Sp.KJ menyebut, maraknya kasus bunuh diri yang terjadi di Bali menjadi bukti, bahwa pentingnya menjaga kesehatan mental bagi masyarakat dalam menghadapi permasalahan hidup.

Bali sendiri menempati urutan ke-3 nasional dengan kasus bunuh diri terbanyak. Artinya, penduduk di Bali banyak yang memiliki gangguan kejiwaan. Sayangnya, permasalahan ini masih belum dianggap serius oleh kebanyakan orang di Bali.

“Tentunya kita prihatin ya, di Januari hingga Oktober 2023 itu terhitung ada 93 orang yang meninggal karena kasus bunuh diri di Bali. Kasus ini didominasi kalangan anak muda, remaja produktif, sebagian mereka mungkin tidak tahu kalau mengalami gangguan mental, sehingga menjadi penting bagi generasi muda Bali untuk menjaga kesehatan mental mereka di era digital saat ini,” ungkap dr Rai Wiguna, Rabu (8/11/23).

Baca Juga  Kapan Sebaiknya Lakukan Tes VCT?

Ia mengatakan, kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan tubuh, dengan jiwa yang sehat tentu bisa membuat seseorang menjadi lebih produktif. Bahkan, kesehatan mental juga bisa mempengaruhi kesehatan fisik.

“Sudah saatnya masyarakat Bali untuk mengetahui pentingnya menjaga kesehatan mental. Mulai dari masa kanak-kanak, remaja, hingga dewasa. Menjaga kesehatan mental sangat penting untuk menstabilkan perilaku, emosi, dan pikiran,” imbuhnya.

Rai Wiguna memaparkan, agar kesehatan mental tetap bisa terus terjaga, ada baiknya masyarakat memperhatikan poin-poin dibawah ini:

1. Menghargai diri sendiri

Menghargai diri sendiri dianggap sebagai aspek penting dari menjaga kesehatan mental. Sebab, hal ini dikaitkan dengan peningkatan kebahagiaan dan kepuasan hidup yang lebih besar.

Baca Juga  Tak Khawatir Soal Dampak AI ke Seniman, Ini Kata Sujana "Suklu"

2. Kelola stres

Dengan mengelola stres, kesehatan mental Anda akan lebih mungkin terjaga. Cobalah kelola stres dengan cara berolahraga setiap hari, menyisihkan waktu untuk diri sendiri, menjaga pola makan, tidur yang cukup, serta hindari alkohol dan obat-obatan.

3. Bersosialisasi

Cobalah untuk lebih banyak bersosialisasi, khususnya dengan orang-orang yang Anda percayai. Bersosialisasi dengan seseorang yang Anda percayai, baik itu teman, anggota keluarga, atau kolega, dapat membantu menjaga kesehatan mental.

4. Tetapkan tujuan yang realistis

Tujuan akan membantu Anda meningkatkan motivasi dan menciptakan perubahan yang Anda inginkan. Menetapkan tujuan yang realistis dapat membantu meningkatkan kesehatan dan hubungan dengan orang lain, termasuk meningkatkan produktivitas di tempat kerja.

Baca Juga  Jambret Perhiasan Pemotor untuk Beli Sepeda, Pria asal Madura Dibekuk Polisi

Selain itu, Rai Wiguna juga mengingatkan masyarakat untuk jangan malu berkonsultasi dengan profesional, jika merasa tidak dapat mengatasi stres.

“Bisa juga dengan konsultasi kepada ahli, soal masalah psikologis dan psikiatris, seperti depresi berat, insomnia, atau masalah mental lainnya, jangan ragu untuk mendatangi psikolog dan psikiater,” tutupnya.

Reporter: Krisna Putra