Denpasar – Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Bali diusung Partai Gerindra, I Dewa Nyoman Budiasa (DNB) mengaku optimis melangkah ke Senayan, siap mengawal aspirasi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) jika diamanahkan terpilih di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa Upah Minimun Provinsi (UMP) Bali masih belum layak dikatakan mampu mensejahterakan masyarakat, disisi lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pariwisata Bali sangat besar, sehingga ia merasa permasalahan ini patut untuk diperjuangan melalui Komisi IX DPR RI.

“Ya sejauh pengalaman saya sebagai pekerja, berdasarkan keahlian tentu target saya di komisi sembilan. Saya membawa misi khusus untuk kesejahteraan para pekerja di Bali, menurut saya masih banyak aturan yang tumpang tindih. Ego sektoral masih sangat tajam di pusat, kalau bicara ketenagakerjaan lokal di Bali UMP yang setiap tahun ditetapkan tidak sebanding dengan PAD yang dihasilkan, upah mereka masih tidak layak. Ini akan menjadi konsen saya juga kedepan,” ungkap DNB, Senin (11/12/23).

Baca Juga  Dokter Spesialis Gadungan Tipu Jutaan Rupiah Dibekuk Polisi

Selanjutnya, DNB menyebut kontribusi yang telah diberikan oleh para pekerja pariwisata di Bali dengan penghasilan didapatkan masih belum sesuai. Menurutnya, tidak adanya sinkronisasi dan konsolidasi dari Pemerintah perihal ini, sehingga dirasa perlu adanya kebijakan-kebijakan baru yang berpihak kepada para pekerja lokal di Bali.

“Kacamata saya sebagai aktivis sudah melihat banyak hal yang perlu diperjuangkan, tidak ada kebijakan yang berpihak pada para pekerja kita. Kita ga bicara Jakarta ataupun Bekasi ya, upah minimum di Bali sekarang itu jauh dibawah Surabaya, ini semua perlu disesuaikan dengan keterwakilan orang yang tepat untuk Bali di Komisi IX,” tutup DNB.

Reporter: Krisna Putra