Jakarta – Setelah panen kritik dari sejumlah pihak perguruan tinggi Indonesia, Presiden RI Joko Widodo akhirnya buka suara.

“Ya itu hak demokrasi, semua orang boleh berbicara, berpendapat, silakan,” ujarnya singkat melalui konferensi pers yang ditayangkan pada kanal Youtube Sekretariat Kepresidenan, Jumat (2/2/24).

Untuk diketahui sebelumnya, Jokowi mendapat kritik atas aksinya yang dinilai mencederai demokrasi pada Pemilu tahun ini.

Petisi semula dilayangkan oleh sejumlah civitas akademika hingga alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Jumat (26/1/24) kemudian disusul Umiversitas Islam Indonesia (UII) yang menyampaikan petisinya pada Kamis (1/2/24) dan teranyar kritik dilayangkan Universitas Indonesia (UI) pada (2/2/24).

“Negeri kami nampak kehilangan kemudi akibat kecurangan dalam perebutan kekuasaan. Nihil etika, menggerus keluhuran budaya serta kesejatian bangsa,” sebut Ketua Dewan Guru Besar UI Prof. Harkristuti Harkrisnowo saat membacakan petisi.

Baca Juga  KPU Denpasar Coret 2.861 Pemilih TMS