Denpasar – Puluhan genta berdenting iringi Pemangku di Pura Besakih dalam rangkaian persembahyangan Upacara mejaya-jaya, seluruh kader dan Calon Legislatif (Caleg) dari DPD Partai Gerindra Bali, memohon kelancaran dan kedamaian jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Minggu (11/2/24).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari Tim Humas Gerindra Bali, Ketua DPD Gerindra Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah menjelaskan, kegiatan persembahyangan bertujuan memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar Pemilu pada Rabu, 14 Februari 2024 berjalan damai, riang gembira, rukun, dan guyub.

“Kami berharap Prabowo-Gibran bisa menang dan bisa memimpin negeri ini dan menjadikan Indonesia Maju dan Indonesia Emas,” jelas Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran provinsi Bali itu, dikutip Selasa (13/2/24).

Baca Juga  “Sisy”, Caleg Wibu asal Denpasar Utara yang Curi Perhatian Warganet

Selanjutnya De Gadjah mengatakan, kader Gerindra yang hadir juga turut mendoakan, agar Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diberikan kesehatan, kekuatan dan bisa melalui berbagai cobaan yang menerpa.

Ia menyebut, dengan kerja keras selama ini, persembahyangan diharapkan mampu berdampak positif dengan turunnya mandat kepada Pasangan Calon (Paslon) Prabowo-Gibran menjadi pelayan masyarakat Indonesia, terpilih dalam Pemilu 2024 sesuai dengan harapan bersama masyarakat.

“Intinya doa tersebut yang kami mohonkan. Setelah mejaya-jaya istilahnya usai upacara niskala kami (para caleg-red) benar-benar berjuang tulus ikhlas, tidak ada yang main dua kaki, tidak ada wakil rakyat setengah-setengah, 2,5 tahun hilang, 2,5 tahun baru nongol,” tandasnya.

Baca Juga  Lima Terdakwa Investasi Bodong Diduga Jadi Otak Sistem PT DOK

Ke-36 genta berdenting merupakan pemberian khusus DPD Gerindra Bali, nantinya akan diserahkan kepada para pemangku di seluruh kawasan Pura Agung Besakih. Bantuan dilakukan secara bertahap, merupakan instruksi dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai bentuk pelestarian adat dan budaya.

“Bantuan ini sudah setahun saya sampaikan, tapi baru dapat kesempatan sekarang saat mendapat kesempatan sembahyang. Nantinya akan bertahap mengarah ke pemangku pura-pura lain seperti Pura Dalem Ped, Pura Goa Lawah dan lainnya,” ungkapnya.

Bantuan tidak kaitannya dengan kepentingan politik. Namun, sekedar pemberian sebagai bentuk kepedulian Ketum Gerindra. Bahkan, sebelum pemberian bantuan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Bawaslu dan dinyatakan tidak ada mengarah ke pelanggaran.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Resmikan Balai Banjar Ganggasari Desa Adat Kapal

“Kami tidak ada atribut, tidak ada ajakan kampanye dan memilih. Kami juga sudah diskusikan dengan bawaslu jadi nggak masalah, aman-aman saja,” pungkasnya.

Reporter: Gung Krisna

Editor: Ngurah Dibia