Pemkot Denpasar Gelar Tawur Agung Tilem Kesanga Jelang Nyepi Caka 1948
Wacanabali.com, Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar menggelar Tawur Agung Tilem Kesanga sebagai rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 di kawasan Catus Pata Patung Catur Muka, Rabu (18/3/26).
Prosesi yang bertepatan dengan Tilem Sasih Kesanga ini diikuti umat Hindu serta perwakilan desa adat se-Kota Denpasar.
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Jaya Negara mengatakan, pelaksanaan Tawur Agung Kesanga menjadi bagian penting dalam rangkaian Nyepi. Setelah prosesi ini, rangkaian dilanjutkan dengan malam Pangerupukan yang identik dengan pengarakan ogoh-ogoh sebagai simbol nyomya bhuta kala.
Ia menegaskan, pelaksanaan Pangerupukan dan Nyepi diserahkan kepada desa adat sesuai dresta, adat istiadat, dan awig-awig masing-masing. Namun, tahun ini juga diperkuat dengan Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor 9 Tahun 2024 tentang Pelestarian Ogoh-Ogoh.
“Mari kita laksanakan malam Pangerupukan dan Catur Brata Penyepian ini dengan khidmat, dengan penuh rasa tanggung jawab agar pelaksanaannya lancar, tertib, aman dan kondusif,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar IB Alit Antara, menjelaskan rangkaian upacara telah dimulai sejak 3 Maret 2026 dengan mepiuning, dilanjutkan Nyukat Genah pada 10 Maret, serta Ngingsah dan Mapepada di Pura Agung Jagatnatha.
Ia menambahkan, pelaksanaan upacara dipuput oleh sejumlah sulinggih dari berbagai griya. Pihaknya berharap seluruh rangkaian Nyepi Caka 1948 dapat berlangsung lancar.
“Tentunya kami berharap kerjasama semua pihak sehingga Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 berjalan lancar, aman dan kondusif,” ujarnya
Sebagai informasi, Nyepi tahun ini jatuh pada 19 Maret 2026, yang dilaksanakan selama 24 jam mulai pukul 06.00 Wita hingga keesokan harinya, dengan menjalankan Catur Brata Penyepian: Amati Gni, Amati Karya, Amati Lelungan, dan Amati Lelanguan.

Tinggalkan Balasan