Wacanabali.com, Denpasar – Memasuki tahun kedua masa kepemimpinan, Gubernur Bali Wayan Koster menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Bali untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan. Arahan tersebut disampaikan dalam rapat pengarahan di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Kamis (26/3/2026).

Didampingi Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta, Koster menegaskan pentingnya kerja cepat, solid, dan terarah guna mewujudkan visi pembangunan Bali berbasis konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Kita harus bergerak cepat dan solid. Tidak boleh ada yang bekerja setengah-setengah, semua harus fokus pada target yang sudah ditetapkan,” tegas Koster.

Ia juga menekankan agar seluruh pejabat memahami secara utuh Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125. Pemahaman tersebut mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program secara menyeluruh.

Baca Juga  Partai Perindo Bali Masih Setia Bersama PDIP, Apalagi di Pilkada 2024

“Pahami secara utuh, jangan setengah-setengah, apalagi seperempat. Ini menjadi fondasi arah pembangunan Bali ke depan,” ujarnya.

Selain itu, Koster mendorong optimalisasi pelaksanaan berbagai program strategis di sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga energi. Program seperti “Satu Keluarga Satu Sarjana”, penurunan stunting, hingga penguatan pertanian organik harus berjalan secara maksimal.

Ia menegaskan bahwa lima tahun masa kepemimpinan merupakan periode krusial dalam membangun fondasi pembangunan jangka panjang Bali. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta bekerja lebih disiplin dan terukur.

“Kita sedang membangun fondasi Bali ke depan. Karena itu, kinerja harus terarah, terukur, dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.