Wacanabali.com, Denpasar – PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bali menerima kunjungan dari ASEAN Centre for Energy (ACE) bersama sejumlah delegasi internasional dalam rangka memperkuat kolaborasi dan pertukaran pengetahuan di bidang energi baru terbarukan (EBT). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Jempiring, kantor PLTDG Pesanggaran, Denpasar, 2 April 2026.

Kunjungan tersebut dihadiri perwakilan delegasi dari Brunei Darussalam, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Timor Leste, serta perwakilan Palladium dan tim Green Grid Rising.

Momentum ini dinilai strategis dalam mendorong percepatan transisi energi di kawasan Asia Tenggara, khususnya melalui pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (Solar PV). Dalam kesempatan itu, perwakilan PLN Indonesia Power UBP Bali dari bidang Technician Engineering Efisiensi, Rizal Friansyah, memaparkan berbagai inisiatif serta implementasi teknologi Solar PV yang telah dijalankan di Bali.

Baca Juga  PLN Indonesia Power UBP Bali Tebar 500 Paket Sembako untuk Korban Banjir

Paparan tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dan pandangan strategis yang mencerminkan tingginya perhatian terhadap peran energi terbarukan dalam menjawab tantangan energi masa depan sekaligus mendukung target dekarbonisasi regional.

Secara terpisah, I Made Harta Yasa menyampaikan bahwa kegiatan knowledge sharing ini memberikan nilai tambah signifikan bagi seluruh pihak yang terlibat.

“Dengan adanya knowledge sharing ini, besar harapan kami dapat membantu menambah wawasan dan memperkaya pengetahuan terkait pengembangan energi terbarukan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PLN Indonesia Power UBP Bali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan energi bersih dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat regional. Kolaborasi lintas negara seperti ini diharapkan mampu mempercepat adopsi teknologi energi terbarukan serta menciptakan sistem energi yang lebih andal, efisien, dan ramah lingkungan di kawasan ASEAN.

Baca Juga  PLN Indonesia Power Bali Siaga Penuh, Listrik Andal Sambut Tahun Baru 2026