TP PKK Provinsi Bali Gelar Aksi Sosial di Nusa Penida, Dorong Pengelolaan Sampah dan Cegah Stunting
Wacanabali.com, Klungkung — Tim Penggerak PKK Provinsi Bali yang dipimpin Putri Koster menggelar kegiatan sosial bertajuk “Bergerak dan Berbagi” di wilayah Nusa Penida, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini menyasar tiga desa, yakni Bunga Mekar, Batukandik, dan Suana, dengan fokus pada pemberdayaan keluarga dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Provinsi Bali mendorong kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah dari sumber melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Upaya ini dinilai penting untuk menjaga kelestarian lingkungan Nusa Penida sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Bali.
“Kami mengajak masyarakat mulai memilah sampah dari rumah agar lingkungan tetap bersih dan mendukung pariwisata yang berkelanjutan,” ujar Putri Koster.
Selain itu, pencegahan stunting menjadi perhatian utama melalui kampanye peningkatan konsumsi ikan, khususnya bagi ibu hamil dan balita. Kandungan gizi seperti Omega-3 dalam ikan diyakini berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
“Konsumsi ikan sejak masa kehamilan sangat penting untuk kesehatan ibu dan kecerdasan anak. Ini harus menjadi kebiasaan keluarga,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, TP PKK Provinsi Bali menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi paket ikan segar seperti tuna, nila, dan kembung, serta kebutuhan pokok lainnya untuk menunjang gizi keluarga.
Selain itu, diberikan pula susu dan multivitamin bagi balita serta ibu hamil, bibit cabai dan buah-buahan untuk ketahanan pangan, hingga telur sebagai sumber protein tambahan bagi masyarakat setempat.
Kegiatan juga dirangkaikan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan demonstrasi memasak berbasis pangan lokal. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengolah makanan bergizi dengan bahan yang mudah dijangkau.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke lokasi pengolahan rumput laut di Desa Suana sebagai bentuk dukungan terhadap potensi ekonomi lokal. Sinergi ini diharapkan mampu mewujudkan keluarga Bali yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan