WNA Polandia yang Hilang di Pantai Tembles Belum Ditemukan, Pencarian Sempat Terkendala Gelombang Tinggi
Wacanabali.com, Jembrana – Upaya pencarian terhadap Warga Negara Asing (WNA) asal Polandia hingga Senin sore (31/08/26) belum membuahkan hasil. Pencariian Korban yyang hilang saat berenang di Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, akan dilanjutkan esok hari. Pencarian dihari pertama sempat terkendala gelombang tinggi.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana, Dewa Gede Hendri Gunawan saat dikonfirmasi mengungkapkan pencarian hari pertama belum membuahkan hasil. Upaya pencarian dengan melibatkan tim SAR gabungan hingga Senin sore korban belum berhasil ditemukan.
“Hari ini (senin-red) hasil pencarian masih nihil, pencarian kita hentikan sementara , kita lanjutkan Selasa besok,”ujarnya.
Lanjut Dewa Hendri, upaya pencarian dihari pertama dilakukan dua sorti. Sorti pertama pencarian dilakukan melalui laut yakni dari titik korban dilaporkan hilang dengan menyusuri perairan selatan Jembrana. Selain itu upaya pencarian juga dilakukan dengan penyusuran bibir pantai.
“Pencarian di laut kita menyusuri perairan Selatan Jembrana dari perairan Tembles sampai Delodberawah, sedangkan penyisiran pinggir pantai dilakuikan sepanjang dua kilometer,”ungkapnya.
Untuk pencarian sorti kedua, Tim SAR gabungan terkendala tingginya gelombang pasang. Jika dipaksakan sangat mebahayakan tim pencarian.
“Saat ini gelombang pasang sangat tinggi, tidak memungkinkan ditembus dengan rabber boat, pencarian kita tunda sebentar menunggu air laut lebih surut dan aman buat tim melakukan pencarian ke tengah laut,” jelas Dewa Hendri.
Menurut informasi, MD warga Negara Polandia dilaporkan hilang setelah berenang di Pantai Tembles pada Minggu (30/08/26) sore. Namun, hingga pukul 21.00 Wita, MD tidak kunjung kembali ke daratan. Pengelola tempat yoga kemudian melakukan pencarian secara mandiri di sekitar pesisir Pantai Tembles.
Pencarian berlangsung hingga sekitar pukul 21.30 Wita, tetapi korban belum ditemukan. Pengelola kemudian berkoordinasi dengan Kelian Adat Banjar Yehbuah untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa Penyaringan lalu dilaporkan ke Polsek Mendoyo dan di teruskan ke Pos Sar Jembrana.

Tinggalkan Balasan