Lewat Turnamen Voli, Biinmafo Pererat Solidaritas Warga TTU di Bali
Wacanabali.com, Denpasar – Ikatan Keluarga Besar (IKB) Biboki, Insana dan Miomafo (Biinmafo) di Bali menjadikan turnamen voli sebagai wadah untuk mempererat solidaritas warga asal Timor Tengah Utara (TTU). Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk membangun persatuan, kekeluargaan, dan rasa persaudaraan di antara warga Biinmafo yang merantau di Bali.
Ketua Umum IKB Biinmafo Djemi Noetnana mengatakan, turnamen tersebut tidak semata-mata digelar untuk mencari juara. Menurutnya, tujuan utama kegiatan ini adalah membangun persatuan, kekeluargaan, dan rasa persaudaraan di antara warga Biinmafo TTU yang merantau di Bali.
“Dalam satu turnamen pasti ada yang juara dan ada yang tidak. Tetapi, itu bukan tujuan utama. Tujuan utama kami adalah memupuk rasa persaudaraan, persatuan, dan kekeluargaan di antara warga Biinmafo TTU Bali,” kata Djemi saat ditemui di lokasi turnamen.
Ia mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan dari lingkungan internal warga Biinmafo. Dengan persaudaraan yang kuat, ia berharap warga Biinmafo dapat menunjukkan sikap saling menghargai saat berinteraksi dengan masyarakat di Bali.
“Karena itu, saya sengaja membuat turnamen ini supaya kita membina dulu ke dalam, terutama adik-adik kita dari TTU. Ke depan, mereka bisa memberikan gambaran bahwa sebagai warga perantauan, kita harus memiliki rasa persaudaraan dan persatuan yang baik,” ujarnya.
Djemi juga menyinggung adanya stigma negatif terhadap warga NTT di Bali. Menurutnya, salah satu cara untuk mengurangi stigma tersebut adalah dengan membangun sikap positif dari dalam komunitas dan menunjukkan hubungan yang baik dengan masyarakat setempat.
“Kita dengan orang luar, khususnya masyarakat lokal di Bali, harus saling menghargai. Mereka juga saudara kita. Kita harus menunjukkan itu sehingga stigma yang agak negatif terhadap warga diaspora NTT di Bali bisa berkurang,” katanya.
Ke depan, IKB Biinmafo juga berencana memperluas turnamen dengan menggelar kompetisi terbuka. Rencana tersebut ditujukan untuk melibatkan lebih banyak paguyuban atau unit keluarga besar Flobamora di Bali.
Djemi mengatakan rencana tersebut akan direalisasikan apabila penyelenggaraan turnamen internal Biinmafo berjalan dengan baik. Pada tahap awal, open tournament tersebut direncanakan mengundang unit-unit yang berada di bawah Flobamora.
“Kami sudah tiga kali menggelar turnamen internal. Saya berpikir ke depan harus ada open tournament yang mengundang seluruh unit di bawah Flobamora,” ujarnya.
Menurut Djemi, rencana tersebut mendapat respons positif dari sejumlah unit Flobamora. Bahkan, beberapa ketua unit menyarankan agar IKB Biinmafo mulai menggelar turnamen yang melibatkan unit-unit lain.
“Rekan-rekan ketua unit yang lain mendukung dan memberikan masukan agar kami mencoba membuat open tournament yang mengundang unit-unit di bawah Flobamora. Jadi, target saya memang ke sana,” pungkasnya.
Reporter: Yulius N

Tinggalkan Balasan