Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik, Presiden Prabowo Tekankan Pengelolaan Industri Berkelanjutan
Wacanabali.com, Maluku Utara – Indonesia mencatat momentum baru dalam pengembangan industri kendaraan listrik melalui ekspor perdana baterai kendaraan listrik. Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pengembangan industri nasional harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.
Presiden Prabowo menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan ekspor perdana baterai kendaraan listrik di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Kamis (8/10).
Menurut Prabowo, ekspor perdana baterai kendaraan listrik menjadi bagian penting dari keberlanjutan strategi hilirisasi industri nasional. Capaian tersebut menunjukkan hasil dari pengembangan industri yang dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan nilai tambah komoditas di dalam negeri.
“Hari ini ekspor perdana baterai, kendaraan listrik adalah langkah penting. Ini adalah bukti nyata bahwa strategi hilirisasi kita benar dan akan kita teruskan dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan industri tersebut. Ia menyoroti kepemimpinan, tata kelola, serta tanggung jawab perusahaan, termasuk dalam pembinaan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan industri.
Presiden menegaskan bahwa pertumbuhan industri tidak cukup hanya diukur dari peningkatan produksi dan ekspor. Aspek lingkungan juga harus menjadi perhatian dalam setiap kegiatan operasional industri.
“Kita akan mempertahankan kualitas daripada air dan udara kita. Perhatikan pengelolaan limbah dengan baik. Masa depan kita, kita hadapi dengan baik, dengan penuh rasa tanggung jawab untuk anak dan cucu kita,” tegasnya.
Prabowo juga mengingatkan agar pengembangan industri nasional tetap memperhatikan keselamatan serta kelestarian lingkungan. Menurutnya, kemajuan ekonomi harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengabaikan keberlanjutan lingkungan.
Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa capaian pembangunan industri nasional saat ini merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan kontribusi berbagai pemerintahan sebelumnya. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja dalam mendorong pembangunan dan pengembangan industri di Indonesia.
“Terima kasih semua unsur yang telah bekerja keras sehingga cita-cita kita makin dekat. Tapi saya ingatkan pepatah pendahulu-pendahulu kita, makin dekat kepada cita-cita makin berat tantangan,” katanya.
Presiden menegaskan pemerintah akan terus menghadapi berbagai tantangan dalam mewujudkan pembangunan nasional. Ekspor perdana baterai kendaraan listrik ini sekaligus menjadi salah satu momentum penguatan industri nasional yang diharapkan dapat terus berkembang dengan tetap mengedepankan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan