Wacanabali.com, Badung – Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat mutu pendidikan melalui peningkatan sarana dan prasarana sekolah serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan hasil Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan penggunaan Papan Interaktif Digital (PID) oleh Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta di SD No. 3 Abiansemal, Rabu (14/10).

Dalam peninjauan tersebut, sejumlah fasilitas sekolah yang telah direvitalisasi meliputi ruang kepala sekolah, ruang guru, dan ruang perpustakaan. Peningkatan fasilitas ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan representatif bagi peserta didik.

Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia beserta jajaran pemerintah pusat atas pelaksanaan program revitalisasi sekolah dan penyediaan PID yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, kami menyampaikan apresiasi kepada Bapak Presiden Republik Indonesia beserta jajaran pemerintah pusat atas pelaksanaan program ini,” ujarnya.

Baca Juga  Peduli Pendidikan, Pemkab Badung Raih Apresiasi Nasional dari Kompas TV

Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan tidak hanya bergantung pada ketersediaan fasilitas fisik, tetapi juga perlu didukung penerapan teknologi yang mampu mendorong proses pembelajaran lebih menarik dan interaktif.

Pemanfaatan PID menjadi salah satu upaya transformasi pendidikan agar kegiatan belajar mengajar dapat menyesuaikan perkembangan teknologi. Karena itu, para guru diharapkan mampu mengoptimalkan perangkat tersebut untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.

“Kami berharap teknologi ini benar-benar dimanfaatkan oleh para guru untuk menghadirkan pembelajaran yang menarik, interaktif, dan berkualitas. Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui sarana prasarana serta penguatan kompetensi guru,” tambah Bagus Alit Sucipta.

Ia juga mengingatkan pihak sekolah agar menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang telah diberikan. Dengan pemeliharaan yang baik, sarana pendidikan tersebut diharapkan dapat digunakan secara berkelanjutan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga  Peduli Pendidikan, Pemkab Badung Raih Apresiasi Nasional dari Kompas TV

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung I Gusti Made Dwipayana menjelaskan, pada 2025 Kabupaten Badung memperoleh program revitalisasi untuk empat satuan pendidikan, terdiri atas dua sekolah dasar dan dua sekolah menengah pertama, dengan total anggaran lebih dari Rp1 miliar.

Keempat sekolah tersebut yakni SD No. 3 Abiansemal, SD No. 1 Bongkasa Pertiwi, SMP Negeri 3 Kuta Selatan, dan SMP Negeri 2 Petang.

Selain revitalisasi bangunan sekolah, pemanfaatan teknologi digital juga terus diperluas. Menurut Dwipayana, perangkat PID telah tersebar di 559 sekolah di Kabupaten Badung, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah pertama (SMP).

Sementara pada 2026, program revitalisasi kembali menyasar 24 satuan pendidikan, yang terdiri atas 10 sekolah dasar, 12 PAUD, dan dua SMP dengan kondisi kerusakan ringan.

Baca Juga  Peduli Pendidikan, Pemkab Badung Raih Apresiasi Nasional dari Kompas TV

“Untuk tahun 2026, Pemkab Badung mendapat revitalisasi yang menyasar 10 Sekolah Dasar, 12 PAUD, dan 2 SMP dengan kondisi tingkat kerusakan ringan,” jelasnya.

Melalui program revitalisasi dan perluasan pemanfaatan teknologi digital, Pemkab Badung berharap kualitas lingkungan belajar dan proses pembelajaran semakin meningkat. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah juga diharapkan mampu mendukung terciptanya pendidikan yang berkualitas serta mempersiapkan peserta didik menghadapi perkembangan teknologi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta beserta unsur Tripika Kecamatan Abiansemal, Kepala SD No. 3 Abiansemal I Putu Yadnyana, jajaran guru, siswa, serta orang tua murid.